Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{EMPATI15100, author = {Lana Sari and Dinie Desiningrum}, title = {KECERDASAN EMOSIONAL DAN PSYCHOLOGICAL WELL-BEING PADA TARUNA SEMESTER III POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG}, journal = {Jurnal EMPATI}, volume = {5}, number = {1}, year = {2016}, keywords = {kecerdasan emosi; psychological well-being; taruna}, abstract = { Psychological well-being adalah kemampuan individu yang ditandai dengan adanya perasaan bahagia, mempunyai kepuasan hidup, dan tidak ada gejala-gejala depresi. Kecerdasan emosional adalah tentang mengelola emosi dan memotivasi diri sehingga subjek dapat menghibur diri, dapat melepaskan kecemasan, kemurungan, ketersinggungan, dapat bangkit kembali dari semua itu, mampu berpikir positif, mampu untuk terus berjuang ketika menghadapi hambatan, tidak putus asa dan kehilangan harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan psychological well-being pada taruna semester III Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Populasi penelitian adalah 443 taruna dan sampel penelitian berjumlah 210 taruna dengan karakteristik sampel: taruna yang sedang menjalani kehidupan asrama kampus. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Kecerdasan Emosional (33 aitem, α= 0,923) dan Skala Psychological Well-Being (32 aitem, α= 0,904). Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara kecerdasan emosional dengan psychological well-being (rxy = 0,550 dengan p < 0,001) yang berarti bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin tinggi psychological well-being. Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif sebesar 30,3% terhadap psychological well-being. }, issn = {2829-1859}, pages = {158--161} doi = {10.14710/empati.2016.15100}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/15100} }
Refworks Citation Data :
Psychological well-being adalah kemampuan individu yang ditandai dengan adanya perasaan bahagia, mempunyai kepuasan hidup, dan tidak ada gejala-gejala depresi. Kecerdasan emosional adalah tentang mengelola emosi dan memotivasi diri sehingga subjek dapat menghibur diri, dapat melepaskan kecemasan, kemurungan, ketersinggungan, dapat bangkit kembali dari semua itu, mampu berpikir positif, mampu untuk terus berjuang ketika menghadapi hambatan, tidak putus asa dan kehilangan harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan psychological well-being pada taruna semester III Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Populasi penelitian adalah 443 taruna dan sampel penelitian berjumlah 210 taruna dengan karakteristik sampel: taruna yang sedang menjalani kehidupan asrama kampus. Sampel ditentukan dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan Skala Kecerdasan Emosional (33 aitem, α= 0,923) dan Skala Psychological Well-Being (32 aitem, α= 0,904). Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara kecerdasan emosional dengan psychological well-being (rxy = 0,550 dengan p < 0,001) yang berarti bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin tinggi psychological well-being. Kecerdasan emosional memberikan sumbangan efektif sebesar 30,3% terhadap psychological well-being.
Article Metrics:
Last update:
The authors who publish in the Jurnal Empati retain full copyright ownership (Copyright@Author) of their work. In keeping with the journal’s commitment to open access, all articles are published under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-NC-SA 4.0).
Jurnal EMPATI published by Faculty of Psychology, Diponegoro University