skip to main content

ASERTIVITAS DAN PENYESUAIAN DIRI PADA MAHASISWA TAHUN PERTAMA FAKULTAS KEDOKTERAN

Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro, Indonesia

Published: 18 Oct 2015.

Citation Format:
Abstract
Menjadi mahasiswa kedokteran adalah impian banyak orang, namun bukan hal yang mudah untuk menjalani aktivitas sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran. Mahasiswa dituntut untuk mampu menyesuaikan diri dengan perubahan dalam sistem pembelajaran yang berbeda ketika berada di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asertivitas dengan penyesuaian diri pada mahasiswa tahun pertama Fakultas Kedokteran Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jakarta. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa tahun pertama yang berjumlah 156 mahasiswa. Sampel penelitian berjumlah 85 mahasiswa yang diperoleh dengan convenience sampling. Data dikumpulkan dengan Skala Penyesuaian Diri (36 aitem; α= 0,89) dan Skala Asertivitas (20 aitem; α= 0,85). Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara asertivitas dengan penyesuaian diri ( = 0,55; p < 0,001). Sumbangan efektif asertivitas terhadap penyesuaian diri sebesar 30%.
Fulltext View|Download
Keywords: asertivitas; penyesuaian diri; mahasiswa tahun pertama

Article Metrics:

  1. Agustiani, H. A. (2009). Psikologi perkembangan: Pendekatan ekologi kaitannya dengan konsep diri dan penyesuaian diri pada remaja. Bandung: Refika Aditama
  2. Alberti, R. & Emmons, M. (2001). Your perfect right: Assertivenesse and equality in your life and relationship. (8th edition). California, CA: Impact Publishers, Inc
  3. Ali, M. & Asrori, M. (2014). Psikologi remaja, perkembangan peserta didik. Jakarta: PT. Bumi Aksara
  4. Alwisol. (2008). Psikologi kepribadian. Malang: UMM Press
  5. Bishop, S. (2010). Develop your assertiveness. (2nd edition). New Delhi: Replika Press
  6. Christyanti, D., Mustami'ah, D., & Sulistiani, W. (2010). Hubungan antara penyesuaian diri terhadap tuntutan akademik dengan kecenderungan stres pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah Surabaya. Jurnal INSAN, 12, 153- 159
  7. Dalyono. (2007). Psikologi pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta
  8. Konsil Kedokteran Indonesia. (2006). Standar pendidikan profesi dokter. Jakarta: Konsil Kedokteran Indonesia
  9. Kusumaningsih, M., R. & Mulyana, O., P. (2013). Hubungan antara komunikasi interpersonal dengan penyesuaian diri pada siswa remaja. Character, 2, 1-7
  10. Santrock, J. W. (2002). Life-span development: Perkembangan masa hidup. Jakarta: Erlangga
  11. Schneiders, A. A. (1964). Personal adjustment and mental health. New York, NY: Rinehart and Winston, Inc
  12. Stein, S. J., & Book, H. E. (2002). Ledakan EQ: 15 prinsip dasar kecerdasan emosional meraih sukses. Bandung: Penerbit Kaifa
  13. Stein, S. J., & Book. H.E (2011). The EQ edge: Emotional intelligence and your success, (3rd Edition). Ontario: John Wiley & Sons Canada Ltd
  14. Sundari, S. (2005). Kesehatan mental dalam kehidupan. Jakarta: PT Rineka Cipta
  15. Vembriarto, S. T. . (2003). Sosiologi pendidikan. Jakarta: BPK Gunung Agung

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.