skip to main content

IMPLEMENTASI AKTA DE COMMAND DALAM PENYELESAIAN PELUNASAN KREDIT MACET

*Ailsa Hasna Aurelia  -  Program Studi S1 Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
R. Suharto  -  Program Studi S1 Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Siti Malikhatun Badriyah  -  Program Studi S1 Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Agunan yang Diambil Alih (AYDA) merupakan strategi bank dalam mengatasi kredit macet ketika objek jaminan gagal terjual dalam lelang. Untuk menguasai sementara agunan, bank menggunakan akta de command sebagai dasar hukum. Meskipun bank dilarang memiliki objek jaminan secara langsung, akta ini memungkinkan penguasaan sementara selama satu tahun hingga ditemukan pembeli definitif. Penelitian ini bertujuan memahami penggunaan dan efektivitas akta de command dalam penyelesaian kredit macet. Metode yang digunakan adalah yuridis empiris melalui wawancara dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta de command efektif memberikan perlindungan hukum, menunda pencatatan kerugian, serta menekan rasio Non-Performing Loan (NPL). Namun, efektivitasnya sangat bergantung pada kepatuhan terhadap regulasi dan strategi pengelolaan pasca-AYDA. Penulis merekomendasikan agar pemerintah menetapkan regulasi khusus serta melakukan pengawasan ketat, sementara bank perlu memiliki strategi pasca-AYDA yang tepat dan debitur meningkatkan pemahaman hukumnya

Fulltext View|Download
Keywords: Akta De command; Kredit Macet; AYDA; Penyelesaian Kredit; Implementasi

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.