skip to main content

PELAKSANAAN PEMULIHAN POST-TRAUMATIC STRESS DISORDER BAGI ANAK SEBAGAI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL DAN KESEHATAN MENTAL (PERSPEKTIF VIKTIMOLOGI)

*Novitri Anjani Putri  -  Program Studi S1 Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
A.M. Endah Sri Astuti  -  Program Studi S1 Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia
Mujiono Hafidh Prasetyo  -  Program Studi S1 Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro, Indonesia

Citation Format:
Abstract

Kekerasan seksual di Indonesia semakin meningkat, dengan lebih dari dua puluh ribu kasus tercatat pada tahun 2024. Tindakan ini mencakup pelecehan verbal, pemaksaan, dan pemerkosaan, serta dianggap sebagai pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia. Meskipun ada banyak peraturan yang menghukum pelaku, perhatian terhadap pemulihan dan perlindungan hak-hak korban sering kali terabaikan. Korban, terutama anak-anak, menghadapi tantangan seperti ancaman lanjutan, stigma sosial, dan kurangnya akses terhadap layanan rehabilitasi. Trauma yang dialami dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental jangka panjang, seperti PTSD. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum bagi anak sebagai korban kekerasan seksual dan cara memulihkan PTSD mereka. Dengan pendekatan yuridis empiris, diharapkan penelitian ini dapat memberikan wawasan dan rekomendasi untuk meningkatkan kesejahteraan korban serta kontribusi bagi masyarakat dan pembuat kebijakan dalam menangani isu kekerasan seksual secara lebih efektif

Fulltext View|Download
Keywords: Kekerasan Seksual; Post Traumatic Stress Disorder; Korban

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.