PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA PERKOSAAN DALAM PERADILAN PIDANA DI KOTA KOLAKA SULAWESI TENGGARA

*Arwin Prima Hilumallo, AM. Endah Sri Astuti *, R.B Sularto -  Univercity Of Diponegoro -, Indonesia
Published: 1 Apr 2013.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: EN
Full Text:
Statistics: 21 22
Abstract

Di Kota Kolaka Sulawesi Tenggara, tindak pidana perkosaan cukup banyak terjadi, namun menurut data Polres Kota Kolaka sejak tahun 2007-2011 sudah tercatat 25 kasus perkosaan yang telah di laporkan, hal ini menandakan masih sedikitnya kesadaran masyarakat untuk melaporkan tindak   pidana   perkosaan  dan   juga   masih   sedikit   masyarakat   yang   mengetahui   adanya perlindungan terhadap korban perkosaan jika mereka melaporkan kasus tersebut.

Penelitian  ini  menggunakan  metode  pendekatan  yuridis  empiris,  yaitu  suatu  cara  dan prosedur yang digunakan untuk memecahkan masalah penelitian dengan meneliti data sekunder terlebih dahulu untuk kemudian dilanjutkan dengan mengadakan penelitian terhadap data primer di lapangan.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana perkosaan diberikan disetiap proses hukum baik oleh kepolisian, kejaksaan, hin gga di  tingkat  pengadilan.   Pelaksanaan  perlindungan  hukum  dimasa  yang  akan  datang  akan dimasukkan        sanksi  pidana    ganti                       kerugian              dalam  sanksi        pidana. Untuk   terlaksananya perlindungan  hukum  ini  dibutuhkan   sosialisasi  kepada  masyarakat  agar  masyarakat  turut membantu dan tidak ada keraguan untuk melaporkan  tindak pidana perkosaan, sehingga hak korban dapat dilindungi.

 

 

Keywords
Kebijakan Hukum Pidana, perlindungan, korban perkosaan

Article Metrics: