ANALISA YURIDIS KASUS GUGATAN WANPRESTASI TERHADAP PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI ( PPJB ) TANAH (STUDI KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NO. 280 K /Pdt/2006)

*Andhita Mitza Dwitama*, Suradi, Herni Widanarti -  Fakultas Hukum, Diponegoro University, Indonesia
Received: 31 Mar 2016; Published: 31 Mar 2016.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 333 139
Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa Putusan Mahkamah Agung No. 280 K/Pdt/2006 tentang PT. Pertamina dan PT. Patra jasa yang melakukan wanprestasi dan bentuk perlindungan kepada PT. Pulau Seribu Paradise sebagai penerima secara cessie tagihan piutang yang gugatannya ditolak oleh Pengadilan Tinggi Jakarta dan permohonan kasasi ditolak oleh Mahkamah Agung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. Patra Jasa tidak melakukan wanprestasi terhadap PPJB dengan Benny Sumampouw dan PT. Pertamina melakukan suatu perbuatan melawan hukum dimana PT. Pertamina dengan aktif menarik obyek jual beli tanah dari penyertaan modalnya, sedangkan Pengadilan Tinggi Jakarta dalam mengeluarkan putusan seharusnya mempertimbangkan dengan benar status tanah pada saat pembuatan PPJB dan mempertimbangkan prinsip unjustified enrichtment, asas nemo plus, dan kedudukan para pihak agar putusan yang dikeluarkan tidak menimbulkan suatu kerugian besar bagi satu pihak.

Keywords
Perjanjian, Perjanjian Pengikatan Jual Beli, Wanprestasi.

Article Metrics: