Peningkatan Kualitas Air Pantai Menjadi Air Bersih dengan Penerapan Teknologi Plasma Non-Thermal dan Multi-Step Filter

Adhitya Sukma W, Bayu Seno A.N, Siti Nurjanah, Abdul Syakur

Abstract


Penelitian mengenai peningkatan kualitas air pantai menjadi air bersih dengan merapkan teknologi plasma non-thermal dan multi-step filter ini diharapkan bisa mengolah air pantai menjadi air bersih. Pengolahan air pantai saat ini kebanyakan menggunakan teknologi reverse osmosis yang memiliki biaya investasi awal dan biaya operasi yang besar. Dengan adanya teknologi plasma non-thermal ini kebutuhan air bersih masyarakat di sekitar pantai dan pulau – pulau kecil dapat dipenuhi. Metode yang digunakan adalah dengan menyaring sampel air dengan multi-step filter. Kemudian sampel air diberi paparan plasma lucutan korona pada reaktor jarum bidang selama waktu yang ditentukan. Dipilihnya teknologi plasma non-thermal dalam penelitian ini adalah karena teknologi plasma non-thermal dapat digunakan untuk menghancurkan kuman, bakteri, virus, jamur, spora, kista, lumut dan zat organik lainnya. Selain itu, teknologi ini juga dapat menambah kadar oksigen dalam air serta menetralisir zat inorganik / mineral yang berlebihan / beracun. Hasil pengujian menunjukkan perubahan lama waktu paparan plasma mempengaruhi nilai penurunan kadar pH, COD, dan TDS serta peningkatan nilai ORP air pantai. Nilai terendah kadar pH, COD, TDS air pantai diperoleh pada variasi 20 menit. Nilainya secara berturut – turut adalah 7,26, 623,33 ppm dan 563 ppm. Sedangkan peningkatan nilai ORP terbesar diperoleh pada variasi 30 menit dengan nilai 187 mV.

Kata kunci: plasma non-thermal, multi-step filter, pengolahan air, air pantai


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.