Aktivitas Antibakteri dan Uji Antioksidan serta Identifikasi Molekuler Isolat Bakteri Asam Laktat (BAL) dari Inasua

*Ayu Ekaputri Pabanga -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Anto Budiharjo -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Agung Suprihadi -  Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia
Published: 30 Jan 2019.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Full Text:
Abstract

Antibiotik adalah zat yang dapat menghambat pertumbuhan atau bahkan mematikan bakteri. Penggunaan agen biologi berupa mikroba yang memiliki aktivitas antibakteri adalah salah satu hal yang penting untuk dikaji. Bakteri Asam Laktat (BAL)  adalah salah satu bakteri hasil fermentasi Inasua. Bakteri Asam Laktat (BAL) memroduksi senyawa antibiotik dan hidrogen peroksida (jika terjadi kelebihan oksigen pada lingkungan sekitar) yang bersifat antibakteri. Beberapa peptida yang dihasilkan dari proses perombakan protein  BAL mempunyai sifat sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri  isolat Bakteri Asam Laktat (BAL) dari Inasua terhadap pertumbuhan bakteri Listeria monocytogenes dan Vibrio parahaemolyticus. Hasilnya  menunjukkan 1 isolat  yaitu isolat N8 yang memiliki aktivitas antibakteri yang menghambat pertumbuhan Listeria monocytogenes. Vibrio parahaemolyticus tidak menunjukkan aktivitas antibakteri. Hasil uji antioksidan menunjukkan bakteri tidak memiliki senyawa antioksidan. Isolat BAL yang memiliki aktivitas antibakteri kemudian diidentifikasi secara molekuler untuk diketahui spesiesnya. Hasil identifikasi molekuler menunjukkan homologi 96% dengan Brevundimonas meditteranea.

Article Metrics: