Kemampuan Akumulasi Logam Berat Tembaga (Cu) pada Akar Mangrove Jenis Avicennia marina (Forsk.) Dan Rhizophora mucronata (Lamk.) di Lahan Tambak

*Putri Kusumaning Dewi  -  Departemen Biologi, FSM, Universitas Diponegoro, Indonesia
Endah Dwi Hastuti  -  Departemen Biologi, FSM, Universitas Diponegoro, Indonesia
Rini Budihastuti  -  Departemen Biologi, FSM, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 19 Nov 2018; Published: 21 Nov 2018.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Aktivitas manusia dalam memanfaatkan pesisir seperti adanya pemukiman, industri serta pertanian sering menghasilkan bahan pencemar dapat membahayakan kehidupan perairan laut tersebut. Salah satu bahan pencemar yang dapat membuat lingkungan tercemar adalah logam tembaga (Cu). Keberadaan mangrove dikawasan perairan pesisir menjadi sangat penting karena vegetasi mangrove mempunyai kemampuan mengakumulasi logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan akumulasi logam berat Cu pada akar mangrove jenis Avicennia marina dan Rhizophora mucronata. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap 2 x 1 dengan 6 kali ulangan. Faktor I jenis (Avicennia marina dan Rhizophora mucronata), Faktor II organ (akar). Parameter penelitian ini yaitu kadar logam berat Cu pada sedimen, air, akar mangrove jenis Avicennia marina dan Rhizophora mucronata serta nilai BCF (Bio Concentration Factor). Hasil penelitian ini menunjukkan kadar logam berat Cu pada sedimen berkisar antara 0,685-1,545 mg/kg dan kadar logam berat Cu pada air berkisar antara 0,0035-0,4765 mg/l. The accumulation of Cu metal at the mangrove root of Avicennia marina is higher.

 

Article Metrics: