ISOLASI, KARAKTERISASI Aeromonas hydrophila DAN DETEKSI GEN PENYEBAB PENYAKIT MOTILE AEROMONAS SEPTICEMIA (MAS) DENGAN 16S rRNA DAN AEROLYSIN PADA IKAN LELE (Clarias sp.)

Published: 15 Aug 2016.
View
Open Access
Citation Format:
Abstract

Aeromonas hydrophila merupakan bakteri Gram negatif yang banyak ditemukan di perairan dan dapat menyerang ikan. Selain itu, A. hydrophila menyebaban penyakit Motile Aeromonas Septiemia (MAS) yang menyerang beberapa organ dalam seperti hati, limpa dan ginjal. Isolat bakteri diisolasi dari ikan lele (Clarias sp.) yang berasal dari berbagai daerah seperti, Ciganjur, Sukamandi dan Citayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, karakterisasi dan deteksi gen patogen bakteri A. hydrophila penyebab penyakit MAS pada ikan lele. Beberapa pengujian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu uji biokimia (pewarnaan Gram, uji oksidatif-fermentatif, uji katalase, uji oksidase, uji d-mannitol, uji TSA skim milk, uji Mac Conkey, dan uji novobiosin), uji deteksi gen patogen dilakukan secara molekuler dengan menggunakan primer 16S rRNA dan aerolysin. Berdasarkan hasil pengujian biokimia, A. hydrophila merupakan Gram negatif dengan sel berbentuk basil pendek, bersifat motil, positif menghasilkan enzim oksidase, enzim katalase dan positif oksidatif dan fermentatif, positif fermentasi laktosa. Hasil deteksi gen patogen menunjukkan isolat AH2 dan B9 memiliki gen faktor virulen yaitu, aerolysin. Isolat AH2 dan B9 menghasilkan gen aerolysin kembali pada deteksi gen hasil reisolasi dari postulat Koch.

 

Kata kunci : Ikan Lele (Clarias sp.), Aeromonas hydrophila, Gen Faktor Virulen, Motile Aeromonas Septicemia (MAS).

Article Metrics: