HUBUNGAN ANTARA UKURAN-UKURAN TUBUH TERHADAP BOBOT BADAN KAMBING JAWARANDU JANTAN UMUR MUDA DI KABUPATEN KENDAL JAWA TENGAH (The Correlation between body measurements and body weight of young male Jawarandu goats of Kendal Distric, Central Java)

Abdullah Husein Basbeth, I Wayan Sukarya Dilaga, Agung Purnomoadi

Abstract


ABSTRAK

Ukuran-ukuran tubuh ternak dapat dijadikan penduga bobot badan ternak tanpa harus menimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran tubuh yang memiliki hubungan paling kuat dengan bobot badan sebagai penduga bobot badan untuk kambing Jawarandu. Penentuan sampel kambing dengan metode purposive sampling dan diambil dari beberapa kecamatan. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah umur ternak, ukuran lebar pinggul (LePi), lebar dada (LeDa), tinggi pinggul (TiPi), tinggi pundak (TiPu), dalam dada (DaDa), lingkar dada (LiDa), panjang tubuh (PaTu), dan bobot badan (BB). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa keeratan hubungan ukuran tubuh terhadap bobot badan pada setiap kelompok umur berbeda-beda yakni kelompok 1 (0-4 bulan): tinggi pinggul dan panjang tubuh (0,942; 0,926), kelompok 2 (>4-8 bulan): lingkar dada dan tinggi pinggul (0,933; 0,900), kelompok 3 (>8-12 bulan): tinggi pundak dan lingkar dada (0,902; 0,900). Persamaan regresi berganda yang muncul ialah kelompok 1: BB (kg) = -20,17 + 0,36 TiPi (cm) + 0,29 PaTu (cm) dengan nilai r = 0,96, kelompok 2: BB (kg) = -34,58 + 0,41 TiPi (cm) + 0,50 LiDa (cm) nilai r = 97, dan kelompok 3: BB (kg) = -45,84 + 0,54 TiPu (cm)+ 0,57 LiDa(cm) dan nilai r = 0,94. Simpulan dari penelitian ini ialah ukuran tubuh tinggi pinggul, panjang tubuh, lingkar dada, dan tinggi pundak dapat digunakan sebagai penduga bobot badan pada kambing Jawarandu jantan berumur 0-12 bulan.

Kata kunci : ukuran tubuh; bobot badan; korelasi; kambing Jawarandu

 

ABSTRACTS

The animal body measurements could be used as an estimators of body weight without weighing the animal. This study was aimed to determine the body measurements that highly correlated to body weight for Jawarandu goats. The samples of Jawarandu goats was determined by purposive sampling method and was taken from several sub-districts. Parameters observed in this study were the age of the goat, hip width (HW), chest width (CW), hip height (HH), shoulder height (SH), depth of chest (DC), chest circumference (CC), body length (BL), and body weight (BW). Statistical analysis showed that the correlation of body measurements to body weight at each different age group i.e. group 1 (0-4 months): hip height and body length (0.942; 0.926), group 2 (>4-8 months): chest circumference and hip height (0.933; 0,900), group 3 (>8-12 months): high shoulders and chest circumference (0.902; 0.900). Multiple regression equation that fit in group 1: BW (kg) = -20.17 + 0.36 HH (cm) + 0.29 BL (cm) with a value of r = 0.96, group 2: BW (kg) = -34.58 + 0.41 HH (cm) + 0.50 CC (cm) value of r = 97, and group 3: BW (kg) = -45.84 + 0.54 SH (cm) + 0.57 CC (cm) and the value r = 0.94. The conclusion of this study was the hip height, body length, chest circumference, and shoulder high could be used as estimators Jawarandu body weight in male goats aged 0-12 months.

Keywords: body measurements; body size; correlation; Jawarandu goat


Keywords


ukuran tubuh; bobot badan; korelasi; kambing Jawarandu

Full Text:

Full Text PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Lisensi Creative Commons
AAJ diterbitkan oleh Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro

http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/aaj



is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats