KANDUNGAN ASAM LEMAK TAK JENUH TELUR AKIBAT PEMBERIAN KAYAMBANG (Salvinia molesta) PADA RANSUM AYAM PETELUR

Zaki Mala Nugraheni, Antonius Hintono, Istna Mangisah

Abstract


ABSTRAK

Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kayambang (Salvinia molesta) dalam ransum ayam petelur terhadap persentase relatif asam lemak tak jenuh (asam lemak linolenat, linoleat dan oleat) telur. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah pemberian kayambang dalam ransum dengan taraf 0%, 6%, 12% dan 18%. Parameter yang diamati meliputi konsumsi lemak, persentase relatif asam lemak lemak linolenat, linoleat dan oleat telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kayambang hingga taraf 18% dalam ransum tidak memberikan pengaruh berbeda nyata (P>0,05) baik pada konsumsi lemak maupun pada persentase relatif asam lemak linolenat pada telur.  Sebaliknya pada persentase relatif asam lemak linoleat dan oleat memberikan pengaruh berbeda nyata (P<0,01). Kesimpulannya, pemberian kayambang (Salvinia molesta) dalam ransum ayam Lohmann Brown betina menurunkan konsumsi lemak pada ayam dan persentase relatif asam lemak tak jenuh (asam lemak linolenat, linoleat dan oleat) pada telur.

Kata kunci : Kayambang; konsumsi lemak; asam lemak tak jenuh.

ABSTRACT

 

The aim of this research to determinate the effect of addition of kayambang (Salvinia molesta) in laying hens feed on relative percentage of egg unsaturated fatty acids (linolenic fatty acid, linoleic and oleic). This research used a completely randomized design (CRD) consist of 4 treatments and 3 replications. The treatment were added kayambang in laying hens feed with level 0%, 6%, 12% and 18%. Observed parameters were fat consumption, relative percentage of linolenic fatty acid, linoleic and oleic. Result showed the effect of addition of kayambang until 18% in feed wasn’t significally different (P>0.05) on fat consumption and relative percentage of linolenic fatty acid. In contrary, the effect of addition of kayambang until 18% in feed showed significally different (P>0.01) on relative percentage of linoleic and oleic fatty acid. In conclusion, addition of kayambang (Salvinia molesta) to Lohmann Brown females laying hens diet decrease of fat consumption and also relative percentage of unsaturated fatty acids (linolenic fatty acid, linoleic and oleic).

Keywords : kayambang; fat consumption; unsaturated fatty acids.


Keywords


Kayambang; konsumsi lemak; asam lemak tak jenuh.

Full Text:

Full Text PDF



Lisensi Creative Commons
AAJ diterbitkan oleh Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro

http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/aaj



is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats