PENGARUH PENAMBAHAN VITAMIN E DAN BAKTERI ASAM LAKTAT TERHADAP KECERNAAN LEMAK DAN BOBOT TELUR AYAM KEDU HITAM DIPELIHARA SECARA IN SITU

Astrid Fauziah, Istna Mangisah, Wisnu Murningsih

Abstract


ABSTRAK

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kecernaan lemak, produksi telur dan bobot telur ayam kedu hitam akibat penambahan vitamin E dan bakteri asam laktat (BAL). Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2011 sampai Januari 2012 di Kelompok Tani Ternak (KTT) Makukuhan Mandiri Kedu, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Materi yang digunakan adalah ayam kedu hitam umur 1 tahun sebanyak 20 ekor jantan dengan bobot 2.071,43 ± 41,03 g dan 100 ekor betina bobot 1.540,83 ± 46,58 g. Ransum yang digunakan terdiri dari bekatul, jagung kuning, bungkil kedelai, tepung ikan, tepung kerang, dan CaCO3. Perlakuan yang diterapkan adalah T0 = ransum kontrol, T1 = ransum + vitamin E 20 IU/100 g, T2 = ransum + 3,6 ml BAL (Biostrater-A), T3 = ransum + vitamin E 20 IU/100 g + 3,6 ml BAL (Biostrater-A). Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Parameter yang diamati meliputi kecernaan lemak dan bobot telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan vitamin E dan BAL dalam ransum berbeda nyata (P>0,05) terhadap kecernaan lemak dan bobot telur ayam kedu hitam. Hasil kecernaan lemak dan bobot telur yang sebesar 84,21; 85,32; 86,97; 87,36% dan 41,28; 42,07; 39,78; 40,50 g/butir untuk masing-masing perlakuan T0, T1, T2, dan T3. Simpulan dari penelitian ini adalah penambahan vitamin E dapat meningkatkan kecernaan lemak dan bobot telur. Penambahan bakteri asam laktat dan kombinasi vitamin E dan BAL dapat meningkatkan kecernaan lemak tetapi tidak meningkatkan bobot telur ayam kedu hitam.

Kata kunci: vitamin E, bakteri asam laktat, ayam kedu hitam, kecernaan lemak, bobot telur

ABSTRACT

The study aims to determine the fat digestibility, egg production and egg weight due to the addition of vitamin E and lactic acid bacteria (LAB). The research was conducted on November 2011 to January 2012 on Livestock Farmers Groups Makukuhan Mandiri Kedu, Temanggung, Central Java. The Research using 20 males kedu black chicken age of 1 year with weight of 2071,43 ± 41,03 g and 100 females weight of 1540,83 ± 46,58 g. Ration used consisted of rice bran, yellow corn, soybean meal, fish meal, shellfish, and CaCO3. Treatment applied is T0 = control ration, T1 = ration + 20 IU/100 g vitamin E, T2 = ration + 3,6 ml LAB (Biostarter A) and T3 = ration + vitamin E 20 IU/100 g + 3,6 ml LAB (Biostarter A). Experimental design used was completely randomized design (CRD) with 4 treatments and 5 replications. The parameters observed were fat digestibility and egg weight. The results showed that the addition of vitamin E and LAB were significantly different (P>0,05) for fat digestibility and egg weight kedu black chicken. The results of fat digestibility and egg weight were 84,21; 85,32; 86,97; 87,36%, and 41,28; 42,07; 39,78; 40,50 g/egg for each treatment T0, T1, T2, and T3. The conclusion is the addition of vitamin E can increase fat digestibility and egg weight. The addition of lactic acid bacteria and the combination of vitamin E and LAB can increase fat digestibility but not increase the egg weight kedu black chicken.

Keywords: vitamin E, lactic acid bacteria, kedu black chicken, fat digestibility, egg weight


Keywords


vitamin E; bakteri asam laktat; ayam kedu hitam; kecernaan lemak; bobot telur;lactic acid bacteria; kedu black chicken; fat digestibility; egg weight

Full Text:

Fulltext PDF



Lisensi Creative Commons
AAJ diterbitkan oleh Program Studi Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro

http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/aaj



is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License

View My Stats