PEMBUATAN DC-DC KONVERTER 300 VOLT JENIS BUCK

*Biyan Suhardianto  -  Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Mochammad Facta  -  Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Agung Nugroho  -  Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 17 Jun 2015.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Abstrak

 

DC chopper jenis buck dengan beberapa aplikasi telah banyak dibuat. Namun dalam  penelitian tersebut hanya menggunakan tegangan masukan yang dturunkan terlebih dahulu oleh trafo step down. Selain itu, dalam beberapa penelitian dengan DC chopper buck tidak pernah memperhitungkan seberapa besar pengaruh efek parasitik terhadap tegangan keluaran yang dibutuhkan. Komponen pensaklaran yang digunakan dalam beberapa penelitian juga tidak dibahas secara mendalam.  Dari beberapa topologi konverter arus searah, konverter jenis buck dipilih karena konverter ini menghasilkan tegangan keluaran yang memiliki nilai maksimal sama dengan tegangan masukan Selain itu, buck converter memiliki efisiensi yang tinggi dan riak pada tegangan keluaran yang rendah. Dalam Tugas Akhir ini akan dibahas respon DC Chopper Buck dengan catu daya utama tegangan AC jala-jala satu fasa yang disearahkan yang meliputi tegangan masukan, arus masukan, tegangan keluaran, arus keluaran, dan efisiensi. Berdasarkan hasil pengujian, tegangan yang digunakan untuk mensuplai DC Chopper buck ini sebesar 300 Volt dengan variasi beban resistif dan beban dominan induktif. Variasi beban resistif yang digunakan yaitu 40Ω, 100Ω, dan 300Ω. Efisiensi yang dihasilkan ketika diberi beban resistif 40Ω dengan tegangan 30V-210V yaitu sebesar 62,60%-98,08%, beban 100Ω sebesar 42,05%-97,18%, sedangkan pada beban 300Ω efisiensi yang dihasilkan sebesar 37,32%-90,90%.

 

Kata Kunci : DC Chopper  buck, beban resistif, beban induktif.

 

 

Abstract

 

Buck converter types with several applications have been produced. However, in this study only uses input voltage downgraded advance by a step-down transformer. Moreover, in some studies with buck converter never take into account how much influence the parasitic effect on the required output voltage. Switching components used in some studies also not discussed in depth. From some of the direct current converter topologies, the buck converter types have been converters produce output voltage has a maximum value equal to the input voltage Moreover, buck converter has high efficiency and ripple at low output voltages. In this research will discuss the response buck converter with the main power supply voltage AC nets rectified single phase which includes the input voltage, input current, output voltage, output current, and efficiency. Based on test results, the voltage used to supply buck converter is of 300 Volts with resistive load variations and dominant inductive loads. Resistive load variation used is 40Ω, 100Ω, and 300Ω. The resulting efficiency when given a resistive load of 40Ω with 30V-210V voltage that is equal to 62,60% -98,08%, 100Ω load by 42,05% -97,18%, while the 300Ω load efficiencies generated by 37,32% -90,90%.

 

Keywords: buck converter, resistive load, inductive load.

Article Metrics: