Sekolah Pascasarjana, Institut Teknologi PLN, Jakarta, Indonesia, Indonesia
BibTex Citation Data :
@article{Transient57090, author = {Khudjatul Khaq and Iwa Garniwa}, title = {Analisis Stabilitas Sistem dan Dampak Ekonomi Interkoneksi Sulbagsel–Luwuk melalui Optimasi MILP}, journal = {Transient: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro}, volume = {15}, number = {2}, year = {2026}, keywords = {Interkoneksi Sistem Tenaga Listrik ; Stabilitas Sistem ; Biaya Pokok Produksi ; MILP ; Sulbagsel–Luwuk}, abstract = { Interkoneksi Sistem Tenaga Listrik merupakan salah satu upaya utama untuk meningkatkan efisiensi, keandalan, dan fleksibilitas operasional. Studi ini berfokus pada analisis dampak interkoneksi sistem Sulawesi Selatan (Sulbagsel) dan Luwuk, dari perspektif teknis dan ekonomi. Penelitian menggunakan metode Mixed Integer Linear Programming (MILP) untuk mengoptimalkan operasi pembangkitan, dikombinasikan dengan simulasi teknis jaringan interkoneksi dalam bentuk analisis aliran daya, hubung singkat, dan stabilitas transien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum interkoneksi, baik Sulbagsel maupun Luwuk beroperasi relatif stabil; namun sistem Luwuk sangat rentan, karena gangguan pada PLTMG Luwuk 40 MW dapat memicu pemadaman total (blackout). Setelah interkoneksi, suplai dari Sulbagsel berhasil menjaga stabilitas sistem, dengan profil tegangan tetap dalam batas aman (±10% Vn) meskipun terjadi peningkatan arus hubung singkat sebesar 4,23% pada gangguan satu fasa ke tanah. Dari sisi ekonomi, biaya pembangkitan pada sistem terisolasi yang awalnya sebesar Rp 1.569,86/kWh menurun menjadi Rp 1.553,14/kWh setelah interkoneksi, menghasilkan penghematan tahunan sekitar Rp 245,43 miliar. Pola operasi pembangkitan mengalami perubahan di mana unit berbahan bakar minyak digantikan oleh energi yang lebih murah sebesar 32,90 GWh. Secara keseluruhan, interkoneksi Sulbagsel–Luwuk menunjukkan dampak positif yang signifikan baik terhadap kinerja teknis maupun efisiensi ekonomi, sekaligus menegaskan efektivitas pendekatan MILP dalam perencanaan dan optimasi operasi sistem tenaga listrik. }, issn = {2685-0206}, pages = {58--67} doi = {10.14710/transient.v15i2.58-67}, url = {https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/transient/article/view/57090} }
Refworks Citation Data :
Interkoneksi Sistem Tenaga Listrik merupakan salah satu upaya utama untuk meningkatkan efisiensi, keandalan, dan fleksibilitas operasional. Studi ini berfokus pada analisis dampak interkoneksi sistem Sulawesi Selatan (Sulbagsel) dan Luwuk, dari perspektif teknis dan ekonomi. Penelitian menggunakan metode Mixed Integer Linear Programming (MILP) untuk mengoptimalkan operasi pembangkitan, dikombinasikan dengan simulasi teknis jaringan interkoneksi dalam bentuk analisis aliran daya, hubung singkat, dan stabilitas transien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum interkoneksi, baik Sulbagsel maupun Luwuk beroperasi relatif stabil; namun sistem Luwuk sangat rentan, karena gangguan pada PLTMG Luwuk 40 MW dapat memicu pemadaman total (blackout). Setelah interkoneksi, suplai dari Sulbagsel berhasil menjaga stabilitas sistem, dengan profil tegangan tetap dalam batas aman (±10% Vn) meskipun terjadi peningkatan arus hubung singkat sebesar 4,23% pada gangguan satu fasa ke tanah. Dari sisi ekonomi, biaya pembangkitan pada sistem terisolasi yang awalnya sebesar Rp 1.569,86/kWh menurun menjadi Rp 1.553,14/kWh setelah interkoneksi, menghasilkan penghematan tahunan sekitar Rp 245,43 miliar. Pola operasi pembangkitan mengalami perubahan di mana unit berbahan bakar minyak digantikan oleh energi yang lebih murah sebesar 32,90 GWh. Secara keseluruhan, interkoneksi Sulbagsel–Luwuk menunjukkan dampak positif yang signifikan baik terhadap kinerja teknis maupun efisiensi ekonomi, sekaligus menegaskan efektivitas pendekatan MILP dalam perencanaan dan optimasi operasi sistem tenaga listrik.
Article Metrics:
Last update:
Penulis yang menyerahkan naskah perlu menyetujui bahwa hak cipta dari artikel tersebut akan diserahkan ke TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro dan Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro sebagai penerbit jurnal. Hak cipta mencakup hak untuk mereproduksi dan mengirimkan artikel dalam semua bentuk dan media, termasuk cetak ulang, foto, mikrofilm, dan reproduksi serupa lainnya, serta terjemahannya.
TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro dan Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro dan Editor berusaha keras untuk memastikan bahwa tidak ada data, pendapat, atau pernyataan yang salah atau menyesatkan dipublikasikan di jurnal. Dengan cara apa pun, isi artikel dan iklan yang diterbitkan dalam TRANSIENT: Jurnal Ilmiah Teknik Elektro adalah tanggung jawab tunggal dan eksklusif masing-masing penulis dan pengiklan.
Formulir Transfer Hak Cipta dapat diunduh di sini: [Formulir Transfer Hak Cipta Transient]. Formulir hak cipta harus ditandatangani dan dikirim ke Editor dalam bentuk surat asli, dokumen pindaian atau faks:
Dr. Wahyudi (Ketua Editor)Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, IndonesiaJl. Prof. Sudharto, Tembalang, Semarang 50275 IndonesiaTelepon/Facs: 62-24-7460057Email: transient@elektro.undip.ac.id