ANALISIS EVALUASI SETTING RELAY OCR SEBAGAI PROTEKSI PADA JARINGAN DISTRIBUSI DENGAN PEMBANGKITAN TERDISTRIBUSI (STUDI KASUS PADA PENYULANG BSB 4, KENDAL - JAWA TENGAH)

*Adhi Warsito  -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang , Indonesia
Mochammad Facta  -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang , Indonesia
Karnoto Karnoto  -  Jurusan Teknik Elektro, Universitas Diponegoro Semarang , Indonesia
Published: 19 Nov 2013.
Open Access

Citation Format:
Abstract

Abstrak

 

Pembangkit terdistribusi (PT) merupakan sebuah terobosan teknologi generasi baru dan merupakan solusi energi terbarukan. Pemasangan PT memberikan banyak keuntungan pada sistem tenaga listrik, antara lain PT dapat meningkatkan efisiensi dan keandalan sistem tenaga listrik. Makalah ini mempelajari tentang efek pemasangan PT terhadap perubahan besarnya nilai arus gangguan yang mungkin terjadi dan imbasnya pada koordinasi setting proteksi dari relay arus lebih pada sebuah jaringan distribusi 20 kV. Studi kasus yang pertama dan kedua mempelajari efek adanya penempatan PT terhadap arus gangguan dan koordinasi setting proteksi, sedangkan studi kasus kedua mempelajari tentang efek perbedaan lokasi penempatan PT terhadap arus gangguan dan koordinasi setting proteksi. Studi kasus pertama menggunakan jaringan distribusi radial 4 bus, sedangkan studi kasus kedua dan ketiga menggunakan jaringan distribusi 20kV pada penyulang empat GI Bukit Semarang Baru milik PLN UPJ Boja. Dalam ketiga studi kasus, menunjukkan hasil bahwa penempatan PT mengakibatkan meningkatnya nilai arus gangguan karena PT turut memberikan suplai arus gangguan ketika sebuah gangguan terjadi. Hal ini berakibat harus dilakukannya evaluasi setting koordinasi proteksi pada jaringan distribusi tersebut akibat penempatan PT. Titik penempatan PT yang berbeda juga akan berpengaruh pada besar aliran arus gangguan di sepanjang saluran, sehingga koordinasi proteksi antara jaringan dengan PT harus diperhatikan sesuai titik penempatan PT tersebut.

 

Kata Kunci : pembangkit terdistribusi, pt, relay, ocr, distribusi, koordinasi proteksi, setting, gangguan

 

 

Abstract

 

Distributed Generation (DG) is a new technology breakthrough and renewable energy solution. DG placement gives many advantages for power system, in example DG can improves eficiency and reliability of power system. This paper investigates DG placement effects against changed of fault currents value which may occurs and its effects on protection setting coordination from over current relay in a 20 kV distribution network. The first and second case study studied about DG placement effects against fault currents and protection setting coordination, and  the third case study studied about the effects of different DG placement location against fault currents and and protection setting coordination too. The first case study used 4 bus radial distribution network, and the second and third of them used 20 kV distribution network Bukit Semarang Baru substation’s fourth feeder, owned by PLN UPJ Boja. In all three case study, DG placement lead the increasing of fault current value because DG can gives fault current supply when a fault occurs. This case leads the protection coordination setting evaluation on that distribution network should be done. Different DG placement locations will also influent to fault current flows value along the network, so the protection  coordination between the network and DG must be considered, appropriate with those DG placement locations.

 

Keywords : distributed generation, dg, relay, ocr, distribution, protection coordination, setting, fault
Keywords: (pembangkit terdistribusi, pt, relay, ocr, distribusi, koordinasi proteksi, setting, gangguan; distributed generation, dg, relay, ocr, distribution, protection coordination, setting, fault)

Article Metrics: