EVALUASI KINERJA RANCANGAN JARINGAN METRO ETHERNET WILAYAH DKI JAKARTA TAHUN 2028 DENGAN TOPOLOGI MULTIRING DAN 100Gbps KAPASITAS LINK

*Bonaventura Berlian  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sukiswo Sukiswo  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ajub Ajulian Zahra  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 26 Dec 2018; Published: 26 May 2019.
Open Access Copyright 2019 TRANSIENT


Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 48 31
Abstract
DKI Jakarta merupakan provinsi terpadat dan merupakan daerah utama penunjang perekonomian di Indonesia. Pada jaringan yang meliputi satu kota atau biasa disebut Metropolitan Area Network (MAN) di wilayah DKI Jakarta memerlukan performansi yang maksimal untuk menjaga tingkat QOS. Analisis kinerjai jaringan pada rancangan jaringan metro ethernet menjadi fokus penelitian ini. Parameter kinerja jaringan metro ethernet meliputi round trip delay, jitter, dan packet loss harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh PT Telkom maupun ITU-T. Pada penelitian ini juga dilihat pula kehandalan routing dalam menangani kondisi failure yang terjadi pada link. Penelitian ini dimodelkan dan disimulasikan dengan menggunakan perangkat lunak Riverbed Modeler 17.5 Academic Version. Hasil simulasi menunjukkan bahwa kinerja dari rancangan jaringan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Untuk nilai RTD yang paling besar terdapat pada link inbound KRT_SKB dengan nilai sebesar 0,452101 ms. Nilai jitter terbesar terdapat pada link inbound KGT_KKO dengan nilai sebesar 0,033937 ms. Nilai packet loss terbesar terjadi pada link PSB_MDS dengan persentase 0.0003747. Untuk perbandingan trafik point to point, galat paling besar yang terjadi antara hasil forecasting dengan simulasi terjadi pada link KGT_KKO dengan persentase sebesar 0.83988.
Keywords
metro ethernet; kinerja jaringan; standarisasi; Riverbed Modeler 17.5

Article Metrics: