skip to main content

PERENCANAAN JARINGAN METRO ETHERNET KOTA BANDUNG TAHUN 2028 MENGGUNAKAN ALGORITMA DYSART AND GEORGANAS DAN ALGORITMA BRUTE FORCE SERTA PERAMALAN TRAFIK DENGAN METODE PEMBOBOTAN

Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia

Editor(s):
Open Access Copyright 2019 TRANSIENT

Citation Format:
Abstract

Perkembangan kebutuhan komunikasi data menuntut sebuah jaringan yang handal dengan performansi yang lebih baik. Jaringan metro ethernet dapat dijadikan suatu solusi yang bisa dimanfaatkan dalam menyalurkan paket data, karena metro ethernet merupakan jaringan backbone yang jarak jangkauannya luas berskala perkotaan. Pada penelitian ini dirancang sebuah jaringan metro ethernet Kota Bandung yang dapat bertahan hingga tahun 2028. Perencanaan jaringan menggunakan algoritma Dysart and Georganas untuk menentukan node konsentrator dan penyelesaian Travelling Salesman Problem (TSP) menggunakan algoritma Brute Force. Metode peramalan trafik menggunakan point to point forecast  dengan pembobotan Rapp’s 1, Rapp’s 2 dan Australian Telecom untuk mengetahui pertumbuhan trafik setiap tahun dan memperkirakan volume trafik pada tahun 2028. Penentuan kapasitas link merujuk pada standar trafik load PT Telkom Indonesia dengan batas utilisasi 55%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trafik di setiap link selalu meningkat antara 173 Mbps hingga 6.908 Mbps tiap tahun. Dari kapasitas yang telah ditentukan utilisasi trafik dua arah terendah 30% dan tertinggi 53%, hal tersebut sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Fulltext View|Download
Keywords: metro ethernet; perencanaan; trafik; konsentrator; TSP; kapasitas
Funding: Triya Eva Widyasari, Diponegoro University; Department of Electrical Engineering

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.