REDESAIN SISTEM ELEKTRIKAL STADION CITARUM (BAGIAN SISTEM PROTEKSI PETIR)

*Vaneza Cindy Yolanda  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia
Karnoto Karnoto  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia
Hermawan Hermawan  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia
Received: 25 Sep 2018; Published: 25 May 2019.
Open Access Copyright 2019 TRANSIENT
Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 59 38
Abstract

Aspek keamanan, kenyamanan dan keselamatan menjadi salah satu faktor untuk mengukur tingkat kelayakan dari Stadion Citarum. Fenomena petir merupakan hal  yang patut diperhatikan untuk keselamatan pengguna di Stadion Citarum. Stadion merupakan bangunan yang memerlukan pemasangan sistem proteksi petir karena potensi bahaya akibat sambaran petir. Sistem proteksi petir yang belum memadai mendasari dilakukannya perancangan sistem proteksi petir untuk melindungi bangunan Stadion Citarum. Prosedur perhitungan sistem proteksi petir eksternal menggunakan standar IEC 62305-3, menggunakan radius Rolling Sphere, besar sudut Protection Angle dan lebar Mesh yang mengacu pada standar SNI 03-7015-2004. Sistem proteksi internal ditentukan berdasar kelas arrester/Surge Protective Device, dimana tegangan sisa yang masuk nilainya tidak boleh melebihi BIL Peralatan sebesar 2kV sesuai standar SNI 04-7021.21-2004. Penelitian ini menunjukkan hasil simulasi metode Rolling Sphere  memiliki area perlindungan paling baik, dengan radius 60 meter pada bangunan tribun menunjukkan bahwa air terminal yang terpasang sudah melindungi bangunan. Sistem proteksi petir internal menggunakan arrester / Surge Protective Device pada kelas 2.

Keywords
Petir; Sistem Proteksi Petir; Rolling Sphere; Protection Angle; Mesh; Surge Protective Device

Article Metrics: