skip to main content

PEMODELAN DAN SIMULASI JARINGAN BACKBONE METRO ETHERNET KOTA SEMARANG TAHUN 2028 MENGGUNAKAN SIMULATOR RIVERBED MODELER 17.5

Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia

Editor(s):
Open Access Copyright 2019 TRANSIENT

Citation Format:
Abstract
Metro Ethernet merupakan salah satu teknologi untuk memberikan solusi terintegrasi untuk layanan suara, data dan video dalam cakupan yang luas (perkotaan). Teknologi ini memiliki kecepatan transmisi data sebesar 10 Mbps - 100 Gbps. Suatu jaringan harus memiliki kualitas layanan dan kapasitas yang memadai baik dari segi kapasitas link, router dan performansi QoS (Quality of Service). Pada penelitian ini, dirancang jaringan metro ethernet dengan kapasitas sesuai kebutuhan masyarakat kota Semarang tahun 2028 dengan kualias layanan yang sesuai dengan standar PT. Telkom dan ITU-T. Pemodelan dan pembuatan simulasi rancangan jaringan menggunakan perangkat lunak Riverbed Modeler 17.5. Perbandingan protocol routing RIP dan OSPF dengan parameter waktu konvergensi dilakukan sebelum analisis QoS, dengan tujuan mendapatkan rekomendasi protocol routing yang terbaik. Analisis parameter QoS yang diukur meliputi round trip delay (RTD), jitter, packet loss, utilisasi dan volume trafik. Hasil perbandingan protocol routing menunjukkan bahwa protocol routing OSPF memiliki waktu konvergensi lebih cepat 2 kali lipat dari protokol RIP. Hasil analisis QoS menyatakan bahwa QoS semua link telah sesuai dengan standar yang ada, nilai terbesar untuk RTD adalah 1,265 ms, untuk jitter adalah 0,7331 ms, untuk packet loss ratio adalah 0,00019214 %, untuk utilisasi tertinggi yaitu 58,4%, dan volume trafik terbesar adalah 91.636 Mbps.
Fulltext View|Download
Keywords: Metro; ethernet; performansi QoS; protocol routing; RTD; jitter; utilisasi; konvergensi

Article Metrics:

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.