STUDI PENGARUH PELUAHAN PARSIAL TERHADAP PENUAAN KUALITAS MINYAK TRANSFORMATOR

*Raka Budi Satrio Utomo  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro , Indonesia
Hermawan Hermawan  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro , Indonesia
Agung Nugroho  -  , Indonesia
Published: 13 Aug 2018.
Open Access Copyright 2018 TRANSIENT


Citation Format:
Abstract
Transformator merupakan peralatan yang vital dalam sistem tenaga listrik. Apabila terjadi kerusakan pada transformator dapat menyebabkan pen yaluran listrik ke konsumen dapat terganggu. Oleh karena itu, perlu perhatian khusus dalam pemeliharaan kinerja transformator agar tidak terjadi kerusakan pada transformator. Salah satunya adalah pemeliharaan terhadap minyak transformator. Selama trasformator beroperasi maka minyak transformator akan mengalami pembebanan berupa beban elektris dan termal. Akibat adanya beban tersebut dapat menyebabkan timbulnya gas-gas terlarut pada minyak yang berpotensi menyebabkan terjadinya breakdown pada transformator. Sehingga diperlukan pemantauan khusus terhadap gas-gas tersebut. Salah satu cara untuk menganalisis gas terlarut dalam minyak adalah dengan menggunakan metode Dissolved Gas Analysis (DGA). DGA akan mengekstraksi gas tersebut untuk diketahui indikasi gangguan berdasarkan hasil interpretasi data yang dilakukan. Sehingga kerusakan pada transformator dapat dicegah. Hasil analisis DGA pada transformator GT 2.3 BAT 10 menghasilkan indikasi berupa thermal fault ≤ 3000C. Selain itu, hasil pengukuran emisi akustik menunjukan telah terjadinya aktivitas peluahan parsial yang cukup tinggi sebesar 969.7 pC pada puncak positif dan 1.05 nC pada puncak negative pada transformator daya yang bersamaan dengan terdeteksinya arching saat pengukuran.
Keywords: Peluahan parsial, DGA, gas terlarut dalam minyak, interpretasi data, minyak transformator.

Article Metrics: