ANALISIS PENGARUH DISTRIBUTED GENERATION (DG) TERHADAP INDEKS KEANDALAN PADA PENYULANG MRA05 BANJARNEGARA

*Rizky Catur Bekti  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia
Hermawan Hermawan  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia
Bambang Winardi  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 13 Mar 2018.
Open Access Copyright 2018 TRANSIENT


Citation Format:
Abstract
Tingkat keandalan pada sistem distribusi dapat dilihat dari frekuensi terjadinya pemutusan beban, lama gangguan yang terjadi, dan waktu untuk pemulihan gangguan. Berdasarkan data dari PT PLN (Persero) Rayon Banjarnegara Penyulang MRA05 memiliki 4 buah DG dan selama tahun 2016 mengalami pemadaman sebanyak 15 kali/tahun, dengan total lama padam 38,68 jam/tahun, hal ini tentunya cukup mengganggu kontinuitas penyaluran energi listrik pada Penyulang MRA05. Berdasarkan permasalahan tersebut pada penelitian ini akan dibahas besarnya indeks keandalan (SAIFI,  SAIDI, CAIDI, ENS, AENS) pada penyulang MRA05 saat kondisi DG tidak terpasang dan terpasang. Perhitungan besarnya indeks keandalan dilakukan dengan menggunakan metode Reliability Index Assesment (RIA) ,selanjutnya hasil perhitungan akan dibandingkan dengan hasil simulasi menggunakan  software ETAP 12.6.0  Indeks keandalan yang didapat berdasarkan perhitungan menggunakan metode RIA saat kondisi DG tidak terpasang, nilai SAIFI sebesar 2,96228 gangguan/tahun, nilai SAIDI sebesar 9,1185 jam/tahun, nilai CAIDI sebesar 3,078 jam/gangguan, nilai ENS sebesar 42,1842 MWh/tahun, nilai AENS sebesar 0,00358  MWh/pelanggan. Indeks keandalan saat kondisi DG terpasang, nilai SAIFI sebesar 2,96228 gangguan/tahun, nilai SAIDI sebesar 7,567 jam/tahun, nilai CAIDI sebesar 2,5546 jam/gangguan, nilai ENS sebesar 35,11578 MWh/tahun, nilai AENS sebesar 0,0029 MWh/pelanggan.
Keywords: Distributed Generation (DG), keandalan, Reliability Index Assesment (RIA), ETAP 12.6.0

Article Metrics: