PERANCANGAN METODE INTERNAL MODEL CONTROL 2 DEGREE OF FREEDOM (IMC 2 DOF) UNTUK PENGENDALIAN MODEL SHELL HEAVY OIL FRACTIONATOR (SHOF)

*Fatamorgana Surgani  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia
Budi Setiyono  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia
Sumardi Sumardi  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 12 Mar 2018.
Open Access Copyright 2018 TRANSIENT


Citation Format:
Abstract
Shell Heavy Oil Fractionator (SHOF) adalah jenis kolom distilasi yang digunakan untuk memisahkan heavy oil mentah menjadi produk-produk yang diinginkan berdasarkan perbedaan titik didih dari masing-masing produk tersebut. Perancangan kendali pada SHOF memiliki beberapa kendala yang disebabkan oleh non-linearitas pada proses, interaksi multivariabel, adanya waktu tunda (dead time) yang panjang, dan adanya gangguan. Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan metode kendali yang mampu membuat respon sistem mengikuti perubahan set point dan meredam gangguan, sehingga keluaran komposisi produk sesuai dengan yang diharapkan. Pada penelitian ini dibahas perancangan metode IMC 2 DoF untuk pengendalian SHOF MIMO 3x3 terdesentralisasi dalam bentuk fungsi alih first order plus dead time (FOPDT), hal ini dikarenakan metode IMC 2 DoF merupakan salah satu jenis metode kendali modern yang mampu mengendalikan plant multivariabel dan meredam gangguan yang ada. Tuning parameter filter pada pengendali ini menggunakan empat metode tuning parameter filter IMC. Interaksi antar subsistem dikurangi dengan menerapkan metode Relative Gain Array dan melakukan decoupling. Berdasarkan seluruh pengujian yang telah dilakukan, pengendali IMC 2 DoF menggunakan decoupling metode tuning parameter filter Rivera memiliki jumlah nilai IAE terbaik dibandingkan dengan ketiga metode tuning lainnya dengan nilai IAE 93,9585 pada respon , 40,0476 pada respon , dan  0,0102 pada respon .
Keywords: Shell Heavy Oil Fractionator (SHOF), IMC 2 DoF, tuning, decoupling

Article Metrics: