ANALISIS KETIDAKSEIMBANGAN BEBAN TRAFO 1 GI SRONDOL TERHADAP RUGI-RUGI AKIBAT ARUS NETRAL DAN SUHU TRAFO MENGGUNAKAN ETAP 12.6.0

*Dennis Satria Wahyu Jayabadi  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Semarang , Indonesia
Bambang Winardi  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Semarang , Indonesia
Mochammad Facta  -  Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Semarang , Indonesia
Published: 7 Jul 2017.
Open Access

Citation Format:
Abstract
Ketidakseimbngan beban pada suatu sistem distribusi dapat terjadi karena beban-beban satu fasa pada pelanggan jaringan tegangan rendah. Transformator 1 Gardu Induk Srondol merupakan salah satu dari 2 buah transformator penurun tegangan yang melayani beban di penyulang SRL 01, SRL 02, dan SRL 06. Pada bulan April 2016, persentase ketidakseimbangan beban pada Trafo 1 GI Srondol bernilai 5,1% hingga 8%. Akibat ketidakseimbangan beban tersebut muncul rugi-rugi akibat arus netral pada penghantar netral trafo dan kenaikan suhu minyak serta suhu belitan transformator. Dalam penelitian ini disajikan analisis ketidakseimbangan beban Transformator 1 GI Srondol menggunakan perangkat lunak ETAP 12.6.0. Rugi-rugi akibat arus netral dihitung pada kondisi tidak seimbang dan pada kondisi seimbang. Dalam penelitian ini juga disajikan  upaya untuk menyeimbangkan beban dengan mengubah hubungan fasa transformator1 fasa pada penyulang yang diamati. Nilai rugi-rugi sebelum dilakukan penyeimbangan beban didapat nilai tertinggi sebesar 233,1 watt. Setelah dilakukan penyeimbangan beban menggunakan ETAP 12.6.0, didapat nilai rugi-rugi tertinggi sebesar 0,16 watt. Suhu minyak dan suhu belitan trafo sebelum dilakukan penyeimbangan beban didapat nilai tertinggi 50°C dan 62°C. Setelah dilakukan penyeimbangan beban didapat suhu minyak dan suhu belitan tertinggi sebesar 42,43°C dan 45,9°C.
Keywords: Sistem Distribusi, Transformator, Ketidakseimbangan beban

Article Metrics: