Pengaruh pH dan Waktu Proses dalam Penyisihan Logam Berat Cr, Fe, Zn, Cu, Mn, dan Ni dalam Air Limbah Industri Elektroplating dengan Proses Oksidasi Biokimia

Yastri Noer Amalina, Zainus Salimin, Sudarno Sudarno

Abstract


Adanya logam berat yang terkandung dalam air limbah menimbulkan masalah bagi kesehatan manusia dan bahaya lingkugan karena efek toksisitasnya. Salah satu industri yang menghasilkan limbah cair yang mengandung logam berat adalah industri elektroplating. Logam berat yang terkandung dalam air limbah industri elektroplating adalah khromium (Cr), besi (Fe), seng (Zn), tembaga (Cu), nikel (Ni), dan mangan (Mn). Oksidasi biokimia adalah salah satu proses pengolahan yang memanfaatkan biomassa bakteri untuk menyerap ion logam berat dalam air limbah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan Super Growth Bacteria 102 yang terdiri dari Bacillus sp, Pseudomonas sp, Arthrobacter sp, dan Aeromonas sp dalam menyerap ion logam berat di dalam operasi batch. Operasi batch dilakukan dengan menguji kemampuan bakteri pada variasi pH (6, 7, 8) dan waktu proses. Selain dilakukan analisa logam berat, dilakukan pula analisa COD yang berasal dari penambahan glukosa monohidrad dan asam asetat yang berfungsi sebagai substrat bagi bakteri. Dari seluruh parameter yang sudah dianalisa didapatkan hasil efisiensi optimal berada di pH 7, yaitu COD dengan efisiensi 93,47%; Cr dengan efisiensi 98,39%; Fe dengan efisiensi 87,12%; Zn dengan efisiensi 96,83%; Cu dengan efisiensi 97,68%; Ni dengan efisiensi 97,44%; dan Mn dengan efisiensi 85,94%.


Keywords


industri elektroplating, oksidasi biokimia, COD, Cr, Fe, Zn, Cu, Ni, Mn

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats