PENGARUH RASIO ND/D TERHADAP KEBUTUHAN AIR PELANGGAN PDAM KOTA SEMARANG CABANG BARAT

Danny Perkasa, Ganjar Samudro, Irawan Wisnu Wardana

Abstract


Sampai saat ini tingkat pelayanan air minum PDAM Kota Semarang Cabang Barat mencapai 39,36%, artinya masih perlu adanya pengembangan jaringan. Dalam pengembangan tersebut dibutuhkan data kebutuhan air berupa pemakaian air per kapita per hari, faktor jam puncak (FJP), dan faktor harian maksimum (FHM). Standar kebutuhan air yang ditetapkan oleh pemerintah belum tentu dapat di generalisir di setiap daerah, karena banyak faktor yang dapat mempengaruhi kebutuhan air. Perlu ada penelitian tentang faktor yang paling mempengaruhi kebutuhan air, sehingga dapat menjadi metode yang lebih akurat untuk menghitung kebutuhan air. Maka dari itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh rasio kegiatan domestik dan non domestik (ND/D) terhadap kebutuhan air per kapita, faktor jam puncak, dan faktor harian maksimum. Penelitian dilakukan di 3 District Metered Area (DMA) dengan perbedaan rasio D:ND, yaitu DMA Pandana Merdeka (0,005), DMA Penerbad (0,050), DMA Graha PaDMA (0,099). Penelitian dilakukan dengan cara mencatat perubahan angka pada meter induk selama 14 hari dan penyebaran kuesioner di setiap DMA. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara rasio D:ND dengan kebutuhan air per kapita, namun tidak dengan FJP dan FHM.

Keywords


Rasio ND/D, District Metered Area (DMA), Kebutuhan Air Per Kapita, FJP, FHM

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats