PENGGUNAAN NaOH DAN MICROBIAL CONSORTIUM PADA PRODUKSI BIOGAS DARI SEKAM PADI DENGAN METODE SOLID STATE ANAEROBIC DIGESION (SS-AD)

Shandy Sarima Agnesia, Syafrudin Syafrudin, Winardi Dwi Nugraha

Abstract


Biogas merupakan sumber energi terbarukan yang dapat dijadikan bahan bakar alternatif untuk menggantikan bahan bakar yang berasal dari fosil seperti minyak tanah dan gas alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan NaOH (natrium hidroksida) dan microbial consortium  pada produksi biogas dari sekam padi dengan metode Solid State Anaerobic Digestion (SS-AD). Pada umumnya, SS-AD terjadi pada konsentrasi total padat lebih tinggi dari 15%. Limbah sekam padi sebagai substrat dengan rasion C/N sebesar 25 dan jumlah total padat yang digunakan 21%. Sekam padi mengandung lignin tinggi, sehingga dilakukan perlakuan kimia dan biologi. Pendahuluan kimia menggunakan NaOH dengan variasi konsentrasi yang digunakan 3%, 6%, dan 9%, sedangkan pendahuluan biologi menggunakan microbial consortium dengan variasi konsentrasi 5%, 8%, dan 11%. Biogas yang dihasilkan diukur setiap dua hari selama 60 hari penelitian dengan parameter yang diamati adalah volume biogas. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pendahuluan dengan NaOH dan microbial consortium dapat meningkatkan produksi biogas. Produksi biogas tertinggi diperoleh pada perlakuan pendahuluan dengan menggunakan NaOH 6% yaitu sebesar 497 ml dan perlakuan pendahuluan dengan microbial consortium dengan menggunakan microbial consortium 11% yaitu sebesar 667,5 ml.

Keywords


Biogas, Perlakuan Pendahuluan, Sekam Padi, Natrium Hidroksida, Microbial Consortium, Solid State Anaerobic Digestion (SS-AD)

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats