PENGOLAHAN ZAT WARNA TURUNAN AZO DENGAN METODE FENTON (Fe2++H2O2) DAN OZONASI (O3)

Fathul Jannah, Arya Rezagama, Fajar Arianto

Abstract


Pewarna Azo biasa digunakan pada bahan tekstil, kain dan lainnya. Selain itu juga digunakan untuk pewarna pada Batik. Batik yang diproduksi oleh pengrajin batik rumahan menghasilkan limbah buangan yang tidak dikelola dengan baik oleh para produsen. Air limbah dari proses pewarnaan pada tekstil dan kain mengandung senyawa azo yang sulit untuk terurai secara biologi dan membutuhkan waktu yang lama. Para pengrajin Batik di Indonesia biasanya menggunakan pewarna sintetis, salah satunya yaitu Rapid dengan warna hitam dan merah. Pada penelitian ini pewarna yang digunakan adalah Rapid Merah. Nilai absorbansi warna pada konsentrasi zat warna 5000 ppm adalah 4,317 pada panjang gelombang 351 nm. Pengolahan yang dilakukan adalah dengan Metode Fenton (FeSO4 + H2O2) dengan variasi dosis FeSO4 0,25 gr, 0,5 gr, dan 1 gr. Selain metode Fenton juga dilakukan pengolahan dengan Ozonasi yang di beri katalis FeSO4, dengan variasi dosis Ozon 30 ppm, 60 ppm, dan 90 ppm. Serta mengamati pengaruh ozon dan FeSO4 pada pengolahan ozonasi saja dan koagulasi dengan FeSO4 saja. Berdasarkan penelitian, efisiensi penurunan nilai absorbasi didapatkan dengan pengolahan ozonasi dan penambahan FeSO4 dengan dosis ozon 60 ppm. Nilai efisiensi penurunan warna adalah 99%.  

Keywords


Fenton, Ozon, Pewarna Azo, FeSO4.7H2O, Warna

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats