PENGARUH PENAMBAHAN PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI TERHADAP KUALITAS KOMPOS DARI SAMPAH DAUN KERING DI TPST UNDIP

Agung Yulianto, Badruz Zaman, Purwono Purwono

Abstract


Sebagian besar sampah organik di Universitas Diponegoro didominasi oleh sampah daun kering. Sampah daun kering merupakan salah satu bahan yang dapat untuk dijadikan kompos. Penambahan bahan organik lain diperlukan untuk meningkatkan kandungan  unsur hara  kompos. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dan menentukan variasi optimum penambahan pupuk organik kotoran sapi terhadap kualitas kompos dari sampah daun kering di TPST Undip. Pengomposan dilakukan secara  aerobic dengan waktu pengomposan selama 28 hari. Pengomposan dilakukan dengan activator EM4. Variabel  penelitian dengan menambahkan pupuk organik kotoran sapi (sampah daun : pupuk organik kotoran sapi) dengan variasi kontrol (1 : 0), P1 (4 : 1), P2 (7:3), P3 (3 : 2). Berdasakan penelitian menunjukkan bahwa penambahan pupuk organik kotoran sapi memberikan pengaruh pada hasil kualitas pengomposan, bahwa kualitas kompos yang dihasilkan lebih baik, dengan kompos yang paling optimum pada variasi P2 dengan rasio C/N 10,10%, C-organik  26,73%, N-total 2,64%, P-total 0,60%, K-total 0,44%. 

Keywords


Sampah organik, kompos, pengomposan, kotoran sapi

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats