PENGARUH C/N RATIO PADA PRODUKSI BIOGAS DARI DAUN ECENG GONDOK DENGAN METODE LIQUID ANAEROBIC DIGESTION (L-AD)

Galih Munkar, Syafrudin Syafrudin, Winardi Dwi Nugraha

Abstract


Liquid Anaerobic Digestion (L-AD) umumnya terjadi pada kondisi dengan konsentrasi solid antara 0,5% dan 15%. Sebaliknya, Solid State Anaerobic Digestion (SS-AD) terjadi pada konsentrasi padat lebih tinggi dari 15%. Dalam penelitian ini, pengaruh C/N Ratio untuk produksi biogas dari eceng gondok dengan metode Liquid Anaerobic Digestion (L-AD). Skala laboratorium dari pencernaan anaerobik digunakan dalam penelitian ini dioperasikan dalam sistem batch dan pada suhu kamar. Konsentrasi Total Padatan yang ditetapkan sebesar 15. Rasio C/N bervariasi dari 20, 25, 30, dan 35. Biogas yang dihasilkan diukur dengan menggunakan metode perpindahan air setiap dua hari. Hasil penelitian menunjukkan produksi biogas tertinggi diperoleh pada Rasio C/N 30. Produksi biogas spesifik pada C/N dari 20, 25, 30, dan 35 adalah 127,8106509; 127,0340237; 157,5443787; dan 129,6597633 ml/gr TS. Kebutuhan penelitian lebih lanjut untuk dipelajari adalah optimasi konsentrasi nitrogen.


Keywords


Biogas, rasio C/N, Eceng Gondok, Liquid Anaerobic Digestion (L-AD)

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats