EFISIENSI PENURUNAN COD DAN TSS DENGAN FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN TANAMAN KAYU APU (Pistia stratiotes l.) Studi Kasus: Limbah Laundry

Rahan Rahadian, Endro Sutrisno, Sri Sumiyati

Abstract


Inovasi penggunaan tanaman untuk dimanfaatkan secara maksimal terus dikembangkan. Tanaman tidak hanya menjadi sumber pangan, namun dapat menjadi salah satu cara dalam pengolahan limbah. Pengolahan limbah menggunakan tanaman dinamakan fitoremediasi. Salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk mengolah limbah adalah Kayu Apu. Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes l.) adalah tanaman air yang tumbuh dan berkembang di air. Pada penelitian ini menggunakan variasi dari panjang akar kurang dari 10 cm dan lebih dari 10 cm, serta variasi dari jumlah tanaman sebanyak 8, 12, dan 16 buah tanaman. Dari variasi ini dapat terbagi menjadi 6 reaktor dan 1 reaktor kontrol. Penelitian ini menggunakan limbah laundry karena banyaknya usaha sejenis yang terdapat di daerah Tembalang, lokasi penelitian dilakukan. Konsentrasi COD dan TSS pada limbah laundry yang akan diolah adalah sebesar 121 mg/l dan 150 mg/l. Penyisihan COD paling baik terjadi sebesar 56,7 mg/l dan efisiensi sebesar 73,67% pada tanaman dengan panjang akar lebih dari 10 cm dengan jumlah tanaman sebanyak 16 buah. Sedangkan pada parameter TSS, penyisihan terjadi sebesar 69 mg/l dengan efisiensi sebesar 46% yang juga terjadi pada tanaman dengan panjang akar lebih dari 10 cm dan dengan jumlah tanaman 16 buah.

Keywords


Fitoremediasi, Pistia stratiotes l., Limbah laundry, COD, TSS

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats