STUDI PENGARUH METODE L-AD DAN SS-AD TERHADAP PRODUKSI BIOGAS DARI LIMBAH SEKAM PADI

Erica Suryaning Saputri, Syafrudin Syafrudin, Winardi Dwi Nugraha

Abstract


Limbah biomassa sekam padi dievaluasi untuk mengetahui pengaruh produksi yield biogas dalam keadaan LAD dan SSAD. Skala laboratorium dari pencernaan anaerobik digunakan dalam penelitian ini dioperasikan dalam sistem batch dan pada suhu kamar. Rasio C/N yang ditetapkan sebesar 25oC. Jumlah total padatan (TS) bervariasi dari 5%, 7%, 9%, 19%, 21% dan 23%. Karena kandungan lignin tinggi, sekam padi dilakukan perlakuan pendahuluan kimia menggunakan natrium hidroksida (NaOH). Biogas yang dihasilkan diukur dengan menggunakan metode perpindahan air setiap dua hari selama 60 hari. Hasil penelitian menunjukkan pretreatment natrium hidroksida dapat meningkatkan produksi biogas baik pada kondisi L-AD maupun SS-AD. Didapatkan volume produktivitas tertinggi untuk sekam padi pada rasio TS 19%, sebesar 935,5. Produksi biogas spesifik pada TS dari 5, 7, 9, 19, 21 dan 23% adalah 57; 56.64; 45.36; 24.62; 15.15; dan 12.45 ml/gr TS. Kandungan TS pada L-AD lebih tinggi daripada saat kondisi SS-AD. Penelitian lebih lanjut yang perlu dipelajari adalah hubungan produksi biogas dengan pH dalam reaktor.

Keywords


Biogas, Sekam Padi,Konsentrasi Total Padatan (TS), Liquid Anaerobic Digestion (L-AD), Solid State Anaerobic Digestion (SS-AD)

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats