PENGARUH PENAMBAHAN PUPUK KOTORAN KAMBING TERHADAP HASIL PENGOMPOSAN DAUN KERING DI TPST UNDIP

Trisna Afriadi Muhammad, Badruz Zaman, Purwono Purwono

Abstract


Universitas Diponegoro merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang mampu mengelola sampah secara mandiri dengan mendirikan fasilitas pengolahan sampah terpadu. Jumlah sampah organik yang dihasilkan sekitar 5,06 m3/ hari dan didominasi oleh sampah daun. Salah satu metode yang efektif untuk menghindari potensi masalah yang disebabkan oleh timbunan sampah organik yaitu dengan proses pengomposan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dan mencari rasio optimum penambahan pupuk kotoran kambing pada pembuatan kompos. Pengomposan dilakukan secara aerobik selama 28 hari.  Pupuk Kotoran Kambing dapat menambah ketersediaan hara bagi tanaman dan meningkatkan kesuburan tanah. Penentuan komposisi bahan kompos dengan memvariasikan pupuk kotoran kambing (Sampah daun:Pupuk kotoran kambing) dengan kontrol (1:0); K1 (4:1); K2 (7:3) dan K3 (3:2). Hasil penelitian ini menunjukkan kompos yang paling optimal adalah variasi K3(3:2) dengan hasil kadar C-Organik 26,53%; N-Total 2,4%; rasio C/N 11,06%; P-Total 0,45%; K-Total 0,74%; GI 147% dan Total koliform 210 MPN/gr.

Keywords


Kompos, Pupuk Kotoran Kambing, Sampah Organik

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats