PENGARUH PERLAKUAN PENDAHULUAN NaOH TERHADAP PRODUKSI BIOGAS DARI LIMBAH SEKAM PADI DENGAN METODE SOLID STATE ANAEROBIC DIGESTION (SS-AD)

Windy Surya Permana, Winardi Dwi Nugraha, Syafrudin Syafrudin

Abstract


Perlakuan pendahuluan bertujuan untuk membantu proses degradasi lignin yang terkandung pada sekam padi. Terdapat 3 macam perlakuan pendahuluan, yaitu fisik, kimia, dan biologi. Perlakuan pendahuluan basa dilakukan dengan menggunakan NaOH. Variasi yang digunakan adalah NaOH 3%, 6%, 9% dan 11%, lalu dengan lama waktu perendaman sebagai pembanding. Perlakuan pendahuluan basa dilakukan dengan merendam sekam selama 24 jam dan 48 jam dengan variasi basa. Penelitian dilakukan menggunakan metode Solid State Anaerobic Digestion (SS-AD) dengan 21% TS. Biogas yang dihasilkan diukur dengan menggunakan metode perpindahan air setiap dua hari sekali selama 60 hari. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh dari perlakuan pendahuluan basa terhadap hasil produksi yield biogas. Hasil Yield biogas yang dihasilkan dengan perlakuan pendahuluan NaOH selama 24 jam dengan kadar 3%, 6%, 9% dan 11% adalah 44,27 ml/gr.TS, 43,11 ml/gr.TS, 44,78 ml/gr.TS, dan 37,96 ml/gr.TS. Yield biogas yang dihasilkan dengan perlakuan pendahuluan NaOH selama 48 jam dengan kadar 3%, 6%, 9% dan 11% adalah 41,69 ml/gr.TS, 28,18 ml/gr.TS, 19,81 ml/gr.TS, dan 35,77 ml/gr.TS. Sedangkan hasil yield biogas tanpa pretreatment adalah 26,83 ml/gr.TS. Hasil yield biogas dengan pretreatment NaOH 24 jam lebih baik dibandingkan dengan hasil yield biogas dengan pretreatment NaOH 48 jam. 

Keywords


Biogas, Perlakuan Pendahuluan Basa, Sekam Padi, NaOH

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats