PERANCANGAN DETAIL PENINGKATAN KINERJA TPST 3R BOJONGBATA KECAMATAN PEMALANG DENGAN MATERIAL RECOVERY FACILITY (MRF)

Samsul Aripin, Wiharyanto Oktiawan, Irawan Wisnu Wardhana

Abstract


Meningkatnya jumlah penduduk dan semakin beragamnya aktivitas penduduk Kabupaten Pemalang berdampak pada meningkatnya laju timbulan sampah. Timbulan sampah yang semakin bertambah membutuhkan pengelolaan sampah yang tepat. Salah satu alternatif fasilitas pengelolaan sampah yaitu Material Recovery Facility (MRF). MRF merupakan fasilitas yang menggabungkan beberapa teknik pengolahan sampah, seperti proses pemisahan, komposting, ataupun daur ulang. Perencanaan MRF di TPST 3R Bojongbata meliputi: metode dan peralatan yang digunakan, luas lahan yang dibutuhkan, kebutuhan SDM, dan analisis ekonomi. Timbulan sampah pada tahun perencanaan (2025) adalah sebesar 658,82 m3/hari atau setara dengan 152.846,77 ton/hari. Pemilahan yang digunakan dalam perencanaan ini adalah secara manual dengan bantuan belt conveyor dan trommel screen dengan recovery factor untuk kertas sebesar 83%, plastik 76%, logam 100%, karet 54%, kain 0%, kayu 0%, kaca/botol 100%. Pemanfaatan sampah basah dilakukan dengan pengomposan sebesar %. Lahan yang dibutuhkan sebesar 2.269m2. Produksi kompos yang dihasilkan sebesar 110,68m3/hari. Barang lapak yang dihasilkan sebesar 40,65 ton/hari, dan residu yang dihasilkan 241,13 m3/hari. Rencana anggaran biaya yang diperlukan untuk pembangunan Plant MRF adalah sebesar Rp 1.878.603.740,00.


Keywords


Sampah, MRF, TPST 3R Bojongnangka

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats