PENGARUH PENAMBAHAN PUPUK UREA DALAM PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK SECARA AEROBIK MENJADI KOMPOS MATANG DAN STABIL DIPERKAYA

Rantidaista Ayunin Walidaini, Winardi Dwi Nugraha, Ganjar Samudro

Abstract


Sampah hingga saat ini masih menjadi masalah yang penting di Indonesia. Sampah daun dan sampah sayuran merupakan salah satu limbah pertanian yang berpotensi sebagai penambah unsur hara apabila dikembalikan ke dalam tanah. Sampah organik yang kita hasilkan tersebut dapat dimanfaatkan lebih lanjut agar menjadi bahan yang bernilai guna, salah satunya dengan melakukan pengomposan. Agar manfaat yang didapatkan lebih maksimal maka kompos tidak hanya harus matang tetapi juga harus sudah dalam kondisi stabil. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian urea sebagai bahan pemerkaya nitrogen serta menentukan dosis optimum penambahan urea sebagai bahan pemerkaya nitrogen pada pembuatan kompos matang dan stabil diperkaya dengan bahan baku sampah daun, sampah sayuran, serta campurannya dengan menggunakan dua variabel bebas yaitu jenis bahan baku (sampah daun, sampah sayuran, dan campuran keduanya), serta dosis pupuk urea yang diberikan pada sampel sebagai bahan pemerkaya kompos (0,3% b/b; 0,6% b/b; 0,9% b/b). Perlakuan terbaik adalah pada pembuatan kompos dari variasi bahan kompos sampah campuran yaitu perlakuan dengan penambahan urea sebanyak 0,9% b/b, yang berlangsung selama 6 minggu. Kadar C-organik 29,158 %; kadar N-total 2,606 %; rasio C/N 11,189; kadar P-total 0,297%; kadar K-total 1,868%; kadar Fe 14 x 10-7%; kadar Mn 12 x 10-8%; kadar Cu 0,156 ppm; kadar Zn 0,072 ppm; total coliform 1 MPN/gr; serta rasio BOD5/COD 0,04.


Keywords


Kompos; matang dan stabil diperkaya; sampah daun; sampah sayuran; urea.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats