ANALISIS KARAKTERISTIK ION INORGANIK DALAM EMISI PM2.5 DAN REKOMENDASI PERLINDUNGAN LINGKUNGAN DARI EMISI PM2.5 KEBAKARAN LAHAN GAMBUT SECARA PEMBARAAN (SMOULDERING) (STUDI KASUS: KABUPATEN SIAK DAN KABUPATEN KAMPAR, PROVINSI RIAU)

Bella Nasila Dwi Sari, Haryono Setiyo Huboyo, Syafrudin Syafrudin

Abstract


Penelitian ini membahas tentang karakteristik ion inorganik dalam PM2.5 yang diketahui sebagai salah satu polutan udara akibatkebakaran lahan gambut dan rekomendasi perlindungan lingkungan. Pelaksanan sampling menggunakan alat yaitu  VOC Denuder dan pompa (Leland Legacy). Metode yang digunakan untuk mengetahui konsentrasi PM2.5 adalah gravimetri dengan bantuan alat Sartorius ME5-F dan metode analisa konsentrasi ion inorganik mengunakan metode pertukaran ion dengan bantuan alat yaitu dengan menggunakan alat Ion Chromatography Shimadzu. Konsentrasi rata-rata emisi PM2.5 akibat kebakaran lahan gambut terutama pada fase pembaraan adalah 996,71 ± 531,01 µg/m3 dengan konsentrasi PM2.5 tertinggi sebesar 2163,49 µg/m3. Peningkatan konsentrasi PM2.5 terjadi sebesar 40 kali dibandingkan pada saat tidak terjadi kebakaran (background). Konsentrasi rata-rata tertinggi ion inorganik  pada Kabupaten Siak yaitu  ion SO42- sebesar 5,31 µg/m3dipengaruhi oleh penggunaan pupuk pestisida pada perkebunan kelapa sawit, sedangkan konsentrasi rata-rata tertinggi ion inorganik pada Kabupaten Kampar yaitu ion Cl-sebesar 14,06 µg/m3yang dipengaruhi oleh akitifitas Teknologi Modifikasi Cuaca dengan metode penyemaian garam (NaCl). Lokasi penelitian Kabupaten Siak yang didominasi oleh vegetasi permukaan kelapa sawit mempengaruhi rasio SO42-/K+ pada penelitian ini sebesar 13,73 %. Sedangkan pada lokasi penelitian Kabupaten Kampar yang didominasi oleh vegetasi permukaan rumput liar mempengaruhi rasio SO42-/K+ pada penelitian ini sebesar 2,19 %. Perlindungan lingkungan dilakukan dengan 2 cara yaitu pencegahan penyebaran kebakaran dengan cara pembuatan parit di sekitar area gambut dengan pemberian sekat/tabat pada ujung saluran  dan penurunan konsentrasi dengan cara pembuatan buffer zone menggunakan vegetasi khusus pada luas dan jarak tertentu.


Keywords


Kebakaran lahan gambut, Smouldering, PM2.5, Ion inorganik, Sistem Pelindung Kebakaran Lahan, Zona penyangga

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Creative Commons License
Teknik Lingkungan by http://ejournal-s1.undip.ac.id/index.php/tlingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats