KAJIAN PENGEMBANGAN PENINGGALAN SEJARAH SEBAGAI OBJEK WISATA DI KECAMATAN LASEM

Bagas Satria Anggriawan, Sugiono Soetomo

Abstract


Abstrak: Lasem adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Rembang yang terletak diantara dua kota besar yaitu Semarang dengan Surabaya. Lasem memiliki potensi pariwisata terutama peninggalan sejarahnya, mulai dari peninggalan budaya tiongkok sampai peninggalan tokoh – tokoh agama yang ada di Lasem. Banyak peninggalan budaya tiongkok di Lasem yang dipengaruhi oleh  masyarakat tionghoa sehingga pada jaman dulu Lasem dikenal sebagai Tiongkok Kecil. Bentuk bangunan khas tiongkok yang jumlahnya ratusan dapat dijumpai di daerah pecinan, serta klenteng – klenteng yang masih terawat sampai sekarang. Terdapat juga pasujudan tokoh agama yang sering dikunjungi peziarah yang lewat di Lasem. Selain itu, atraksi budaya sering diadakan di Lasem pada hari besar keagamaan masyarakat pecinan maupun festival yang diadakan setiap tahunnya yang menampilkan berbagai kebudayaan yang ada di Lasem. Letaknya yang strategis berada di sepanjang jalur utama pantura merupakan kelebihan dalam mengembangkan pariwisata. Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan peninggalan sejarah yang dapat dijadikan sebagai objek wisata di Kecamatan Lasem. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara, serta dokumen. Teknik sampling dilakukan dengan snowball sampling. Kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif untuk menganalisis kondisi peninggalan sejarah baik fisik maupun non fisik, menganalisis pelaku yang terkait dalam pariwisata di Lasem, serta menganalisis pasar wisata Lasem. Output yang dicapai yaitu kajian dalam mengembangkan peninggalan sejarah sebagai objek wisata di Kecamatan Lasem, agar perekonomian masyarakat meningkat dengan kegiatan pariwisata yang akan dikembangkan tersebut.

 

Kata Kunci : Peninggalan Sejarah, Pariwisata, Pelaku Pariwisata

 

Abstract Lasem is a sub-district of Rembang located between two major cities: Semarang with Surabaya.Lasem having tourism potential especially relics of history, starting from a relic chinese culture to a relic figure. Many a relic chinese culture in lasem influenced by chinese society so that in earlier times lasem known as china small town. A building form peculiar to the chinese numbering hundreds of pecinan, could be found in the region of and pagoda still manicured until now.There are also pasujudan religious leaders frequented pilgrims to pass on lasem.In addition, attraction culture often held in lasem on the great society pecinan and religious festival held annually featuring a variety of culture, which is in lasem.Its strategic location are located along the main line pantura is an edge in developing tourism. The aim of this research is to find a relic of history can be made as an object of tourism in sub-district lasem.A method of research used that is a method of qualitative with the technique of collecting data in observation, interview as well as a document.The technique of sampling done with snowball of sampling.Then analyzed using analysis descriptive qualitative to analyze the condition of a relic the history of either physical or non-physical, analyzing the doer that related in tourism in lasem, and analyzing market wisata lasem.Output to be achieved: study in developing a relic of its history as tourism objects in sub-district lasem, so that the economy is increased by tourism are community will be developed.

Keywords : Heritage, Actors Tourism, Tourism Development




View My Stats