KAJIAN PENGARUH KEBERADAAN KAWASAN WISATA SANGIRAN TERHADAP ASPEK FISIK, ASPEK EKONOMI, DAN ASPEK SOSIAL MASYARAKAT

Rois Lukman Afandi, Mohammad Mukti Alie

Abstract

Potensi-potensi wisata banyak ditemui di Indonesia, namun banyak pula yang hanya terbengkalai karna tidak mendapatkan perhatian baik dari pemerintah maupun dari masyarakat sendiri. Potensi pariwisata yang dikelola dengan akan memberikan pengaruh baik pula bagi daerah tersebut. Adanya pengelolaan dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat akan memaksimalkan potensi wisata yang ada sehingga pengaruh yang diberikan juga akan maksimal. Potensi wisata yang dimaksudkan juga terdapat dalam kawasan wisata Sangiran yang berada di Desa Krikian, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen. Terdapat beberapa jenis kegiatan wisata yang ada di Kawasan ini mulai dari wisata museum dan Desa wisata Pengrajin batu. potensi wisata yang ada di Desa Krikilan sebenarnya sedah ada sejak lama, namun sulit berkembang karena banyak factor penyebab. Kemudian potensi-potensi wisata tersebut ternyata sudah dikelola bahkan oleh tiga instansi sekaligus yaitu antara lain adalah Pemerintah kabupaten, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat dan lambat laun mulai bisa berkembang dengan adanya peningkatan jumlah pengunjung sebesar 400% selama 8 tahun terakhir dan peningkatan paling drastis terjadi pada tahun 2011 yang mengalami peningkatan sebesar 50% dari tahun sebelumnya. Adanya Fenomena tersebut memunculkan pertanyaan yang kemudian menjadi pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah : Bagaimana pengaruh Keberadaan Kawasan Wisata Sangiran Terhadap aspek fisik, aspek ekonomi dan aspek sosial masyarakat?permasalahan yang timbul dalam perkembangan kawasan wisata sangiran adalah belum optimalnya pemanfaatan potensi dan pemberdayaan masyarakat yang ada di kawasan wisata sangiran sehingga penelitian ini penting dilakukan karena bertujuan untuk melakukan kajian pengaruh perkembangan yang terjadi di kawasan wisata Sangiran terhadap aspek fisik, aspek ekonomi dan aspek sosial masyarakat di Desa krikilan. metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dan data yang dikumpulkan melalui observasi lapangan, kuesioner dan wawancara dengan beberapa stakeholder terkait. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling untuk responden masyarakat yaitu hanya masyarakat yang bekerja atau berusaha di kawasan wisata yang dijadikan responden dan teknik simple random sampling untuk wisatawan yang datang ke lokasi wisata. hasil akhir penelitian ini adalah adanya perkembangan kawasan wisata sangiran memberikan pengaruh terhadap Desa Krikilan baik itu dilihat dari aspek fisik, aspek ekonomi dan aspek sosial masyarakat.

Keywords

Pengaruh wisata, Kawasan Wisata, Desa Krikilan

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.