PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KAWASAN SEKITAR BUKIT SEMARANG BARU

Putry Ayu Aryany, Wisnu Pradoto

Abstract

Pertumbuhan penduduk kota cenderung meningkat yang disebabkan oleh laju urbanisasi dan migrasi yang tinggi dan  mengakibatkan pertumbuhan kota menuju ke arah pinggiran kota (peri-urban). Kota Semarang mengalami perkembangan kota ke arah pinggiran salah satunya ke arah barat Kota Semarang yakni di Kecamatan Ngaliyan. Selain itu, terdapat pengembangan Kota Baru Bukit Semarang Baru (BSB) yang merupakan konsep aglomerasi perkotaan. Kecamatan Ngaliyan merupakan Kecamatan yang secara administratif berbatasan langsung dengan kawasan pengembangan BSB dan mulai berkembang pesat sebagai kawasan perumahan serta perdagangan dan jasa. Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan penelitian yang harus dijawab, yaitu “Bagaimanakah perubahan penggunaan lahan yang terjadi di kawasan sekitar Bukit Semarang Baru dan Apakah faktor yang mempengaruhinya?” Untuk mengkaji perubahan penggunaan lahan menggunakan analisis overlay peta dan untuk mengkaji faktor yang mempengaruhi perubahan lahan menggunakan analisis model regresi spasial OLS (Ordinary Least Square). Hasil analisis yang dilakukan bahwa perubahan penggunaan lahan di kawasan sekitar BSB pada periode tahun 2000-2006 perubahan penggunaan lahan terbesar adalah untuk kegiatan industri, sedangkan pada periode tahun 2006-2012 perubahan penggunaan lahan terbesar adalah untuk pengembangan kawasan perumahan. Perubahan lahan tersebut sebesar 30% dipengaruhi oleh perkembangan jaringan jalan, tumbuhnya kawasan perumahan, kondisi fisik alam, lokasi yang dekat dengan jalan arter primer jalan raya Semarang-Boja, dan  adanya Kota Baru BSB, dengan pengaruh terbesar adalah adanya pengembangan kawasan perumahan.

Keywords

Perubahan penggunaan lahan;kawasan pinggiran kota;kota baru

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.