PERILAKU PERJALANAN RUMAH TANGGA PENGGUNA SEPEDA MOTOR YANG TINGGAL DI DAERAH PINGGIRAN KOTA SEMARANG (Studi Kasus: Perumnas Banyumanik Kecamatan Banyumanik)

Ikfi Maryama Ulfa, Okto Risdianto Manullang, Imam Buchori

Abstract

Fenomena urban sprawl menyebabkan adanya pola guna lahan yang terpencar, sedangkan sarana transportasi tidak mampu menjawab kebutuhan akan pergerakan penduduk secara keseluruhan. Penduduk semakin banyak tinggal di pinggiran kota, sedangkan lokasi aktivitas tetap berada di pusat kota menciptakan adanya variasi perilaku perjalanan yang dipengaruhi oleh faktor yang berasal dari pelaku perjalanan itu sendiri, maupun oleh faktor spasial tempat tinggal dan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana perilaku perjalanan dalam penggunaan sepeda motor untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga yang tinggal di daerah pinggiran Kota Semarang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan alat analisis berupa regresi linear berganda. Hasil studi menunjukkan bahwa dari keseluruhan variabel, jarak lokasi tinggal ke lokasi kerja merupakan variabel bebas yang paling sering mempengaruhi perilaku pejalanan suami istri, yang merupakan pelaku utama kegiatan produksi dan konsumsi yang berperan besar dalam munculnya keputusan-keputusan rumah tangga yang diambil. Artinya bahwa kepemilikan dan penggunaan sepeda motor oleh rumah tangga dilatarbelakangi oleh tujuan utama mengoptimalkan pergerakan rumah tangga dalam mencari penghasilan bagi keluarga. Penambahan unit motor akan dilakukan untuk lebih mengoptimalkan pergerakan pasangan suami dan istri seiring dengan penambahan penghasilan yang dimiliki oleh rumah tangga.

Keywords

Urban Sprawl;Lokasi Aktivitas;Perilaku Perjalanan

Full Text:

FULL TEXT

Refbacks

  • There are currently no refbacks.