PROSES INOVASI PADA KLASTER KAMPOENG BATIK LAWEYAN KOTA SURAKARTA

Ridho Maruli S, Mohammad Muktiali

Abstract

Pelaku usaha di Klaster Kampoeng Batik Laweyan menerapkan inovasi sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Inovasi-inovasi ini diterapkan pada rantai nilai produksi (pada input, proses, output dan pemasaran). Sumber inovasi berasal dari pelaku usaha dalam klaster, permintaan pasar atau konsumen, dan pihak akedemisi. Pelopor utama pada klaster ini adalah Alpha Fabela, Bambang Slamento dan Saud Efendi. Motivasi utama mereka melakukan inovasi untuk meneruskan industri batik yang sudah menjadi warisan budaya turun temurun sedangkan motivasi utama pengikut melakukan inovasi adalah keuntungan ekonomi. Proses adopsi inovasi-inovasi ini mengalami beberapa tahapan, yaitu: kesadaran, ketertarikan, percobaan, evaluasi dan pengangkatan. Sedangkan difusi inovasi terjadi melalui saluran komunikasi FPKBL dan interaksi sosial pelaku usaha. Inovasi-inovasi ini berhasil meningkatkan daya saing produk batik Laweyan, terlihat dari wilayah pemasarannya yang tidak hanya di dalam negeri tetapi sampai ke luar negeri.

Keywords

Batik;Inovasi;Klaster

Full Text:

FULL TEXT

Refbacks

  • There are currently no refbacks.