skip to main content

Analisis Risiko Pada Proses Bongkar Muat Dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Fault Tree Analysis (FTA) di PT. ABADI JAYA MARITIM

*Ebenhazer Rizky Dwiano  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia, 50275, Indonesia
Imam Pujo Mulyatno  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia, 50275, Indonesia
Sarjito Joko Sisworo  -  Departemen Teknik Perkapalan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro, Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia, 50275, Indonesia

Citation Format:
Abstract
Waiting time dan dwelling time pada pelabuhan di Indonesia masih tergolong lama dan berada pada angka 4-5 hari, sedangkan pemerintah Indonesia menargetkan lamanya proses bongkar muat di pelabuhan tidak lebih dari 3 hari.Pada saat ini, statistik kecepatan bongkar muat di Indonesia masih dalam kisaran 4-5 hari. Kecepatan bongkar muat ini sangat lama apabila dibandingkan dengan negara maju lainnya.. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui faktor yang menjadi penyebab keterlambatan bongkar muat, kemudian dilakukan pembobotan untuk mengetahui faktor-faktor yang dominan dalam penyebab keterlambatan bongkar muat, dan output dari penelitian ini adalah dapat memberikan rekomendasi solusi perbaikan dari hasil pengolahan data. Akar permasalahan dapat diketahui menggunakan analisis risiko dengan metode Fault Tree Analysis. Metode Delphi digunakan untuk mendapatkan konsensus dari panelis dalam menentukan indikator penyebab lamanya bongkar muat. Metode Analytical Hierarchy Process digunakan untuk pembobotan dan mengetahui penyebab yang paling prioritas.Waiting time, pre-customs clearance, customs clearance, dan post-custom clearance adalah kategori faktor dalam proses bongkar muat. Customs Clearance menjadi tahap yang memakan waktu paling besar yakni 41 jam dengan bobot 0.533, diikuti Waiting Time dengan 36 jam dan bobot 0.303, diikuti dengan Pre-Customs Clearance dengan 23 jam dengan bobot 0.097, dan terakhir adalah Post-Custom Clearance dengan 10 jam dan bobot 0.068.

Note: This article has supplementary file(s).

Fulltext View|Download |  Research Instrument
Lampiran
Subject
Type Research Instrument
  Download (225KB)    Indexing metadata
Keywords: Bongkar Muat; Analytical Hierarchy Process; Fault Tree Analysis; Delphi
  1. A. Artakusuma, "Analisis Import Container Dwelling TIme di Pelabuhan Peti Kemas Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok," 2012
  2. T. C. Salim Refas, "Why Does Cargo Spend Weeks in African Ports," The World Bank, Africa Region Transport Departement, p. 2, February 2011
  3. L. D. Wijaya, "Menhub Budi Karya: Dwelling Time Maksimal Tiga Hari," 5 April 2018. [Online]. Available: www.bisnis.tempo.co
  4. I. M. Ruwantono and S. N. W. Pramono, "Analisis Penyebab Tidak Tercapainya Target Dwelling Time Menggunakan Metode Fault Tree Analysis Studi Kasus: Pelabuhan Tanjung Priok," Jurnal Teknik Industri Universitas Diponegoro, 2016
  5. N. Sudjana and R. Ibrahim, Metodologi Penelitian, Bandung: Remaja Rosdakarya,
  6. Jurnal Teknik Perkapalan, Vol. 9, No. 1 Januari 2021 11
  7. E. Nugraha and R. M. Sari, "Analisis Defect dengan Metode Fault Tree Analysis dan Failure Mode Effect Analysis," Jurnal Saintifik Manajemen dan Akuntansi, pp. 62-72, 2019
  8. W. Y. Kartika, A. Harsono and G. Permata, "Usulan Perbaikan Produk Cacat Menggunakan Metode Fault Mode and Effect Analysis dan Fault Tree Analysis Pada PT. Sygma Examedia Arkanleema," Jurnal Online Institut Teknologi Nasional, pp. 245-356, 2016
  9. Marimin, Teknik dan Aplikasi Pengambilan Keputusan Kriteria Majemuk, Bogor: Grasindo, 2004
  10. U. Ciptomulyono, "Integrasi Metode Delphi dan Prosedur Analisis Hierarkis (AHP) untuk Identifikasi dan Penetapan Prioritas Objektif/Kriteria Keputusan," Majalah IPTEK, pp. 42-52, 2001
  11. T. &. V. L. Saaty, Models, Methods Concepts and Applications of The Analytic Hierarchy Process (2nd ed), New York: Springer, 2012
  12. K.-C. Hyun, S. Min, H. Choi, J. Park and I.-M. Lee, "Risk analysis using fault-tree analysis (FTA) and analytic hierarchy process (AHP) applicable to shield TBM tunnels," El Sevier, pp. 121-129, 2015

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.