PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN DESA WISATA LEREP UNGARAN KABUPATEN SEMARANG

Bianca Alma Hafizha, R Slamet Santoso, Ari Subowo
DOI: 10.14710/jppmr.v13i1.42316

Abstract

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 2 Tahun 2019 menyatakan desa wisata mempunyai peranan penting untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Terwujudnya pengembangan yang baik bagi Desa Wisata Lerep Ungaran tentunya memerlukan partisipasi masyarakat yang mendukung. Desa Wisata Lerep merupakan desa wisata yang lebih dikenal di Kabupaten Semarang dibandingkan desa wisata lainnya, sehingga untuk menjalankan keberlanjutan pengembangan yang baik, dibutuhkan partisipasi masyarakat mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata lerep dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata lerep. Teknik pengumpulan data dengan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang didapat tersebut dianalisis menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengembangan desa wisata lerep yang dilihat dari tahap pelaksanaan dan pengambilan manfaat sudah telah aktif, namun masih belum efektif secara keseluruhan. Berbeda pada tahap pengambilan keputusan dan evaluasi yang masih pasif. Adapun yang mempengaruhi partisipasi masyarakat ditinjau dari faktor internal, yaitu pengetahuan dan keahlian, keinginan dalam diri masyarakat, mata pencaharian, dan pendidikan, sementara itu faktor internal yang tidak memengaruhi adalah jenis kelamin. Terdapat faktor eksternal yang memengaruhi partisipasi masyarakat, yaitu stakeholder dan media massa. Diharapkan pihak desa lerep kedepannya dapat melakukan upayaupaya agar lebih meningkatkan antusiasme dan partisipasi masyarakat dalam memberikan kontribusinya untuk pengembangan desa wisata lerep agar menciptakan pembangunan dan program-program yang lebih baik.

Full Text: PDF

Keywords

Desa Wisata Lerep, Partisipasi Masyarakat, Pengembangan