EFEKTIVITAS ORGANISASI BADAN PROMOSI PARIWISATA DAERAH SURAKARTA (BPPDS)

Adi Nur Fatah, Tri Yuniningsih
DOI: 10.14710/jppmr.v9i1.26373

Abstract

ABSTRAK Kota Surakarta merupakan salah satu kota yang memiliki potensi dalam pengembangan pariwisatanya. Namun jumlah kunjungan wisatawan di Surakarta cenderung tidak stabil dan keberadaan Badan Promosi Pariwisata Daerah Surakarta (BPPDS) juga belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja Badan Promosi Pariwisata Daerah Surakarta (BPPDS) dan mengidentifikasi faktor yang menghambat efektivitas organisasi BPPDS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Metode pengujian kualitas data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Badan Promosi Pariwisata Daerah Surakarta (BPPDS) dalam melakukan pengembangan pariwisata Kota Surakarta belum efektif, adapun faktor yang menjadi penghambatm yaitu: tidak ada pendelegasian wewenang yang spesifik, spesialisasi tidak dimaksimalkan dengan baik, tidak adanya peraturan tentang pendanaan dan riset BPPDS, secara organisasi BPPDS masih dalam tahap berkembang dan fokusnya masih pada peningkatan kunjungan wisatawan domestik saja, jumlah sumber daya manusia yang terbatas, tingkat kekompleksan yang tinggi, keaktifan yang masih kurang dari anggota organisasi, dan belum adanya fasilitas pencatatan wisatawan mancanegara yang datang ke Kota Surakarta juga rekomendasi yang belum dijalankan dengan baik. Oleh karena itu, saran yang dapat diberikan adalah: (1) Perlu adanya peningkatan eksistensi BPPDS, (2) Memperjelas regulasi tentang tugas dan fungsi BPPDS, (3) Memperbarui roadmap untuk BPPDS, dan (4) Perlu adanya kajian juga pembaharuan terkait peraturan tentang BPPDS, serta (5) Meningkatkan dukungan pada BPPDS.

Full Text: PDF

Keywords

Efektivitas Organisasi, BPPD Surakarta, Pariwisata

Refbacks

  • There are currently no refbacks.