Komposisi Dan Kelimpahan Plankton Di Perairan Kayome Kepulauan Togean Sulawesi Tengah

Sri Redjeki  -  , Indonesia
Retno Hartati  -  , Indonesia
Published: 30 Oct 2014.
Open Access
Citation Format:
Abstract
Plankton merupakan sekelompok organisme yang menyusun rantai dasar ekosistem perairan. Plankton dapat dibagi menjadi fitoplankton dan zooplankton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi, kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman, indeks dominansi fitoplankton dan zooplankton di Perairan Kayome, Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan pada tanggal 5-7 Oktober 2013 pada 5 stasiun yang berbeda yang merupakan kawasan penangkapan ikan karang. Sampel fitoplankton diambil dengan cara pasif dengan menyaring 100 L air laut. Sampel zooplankton diambil menggunakan metode aktif dengan menyaring air laut secara horisontal dan di tarik perahu 100 m. Hasil penelitian menunjukkan fitoplankton ditemukan 2 kelas, yaitu Bacillariophyceae (6 genera) dan Dinophyceae (1 genus). Kelimpahan berkisar 8.000-22.000 sel/l, genus yang sering ditemukan antara lain Chaetoceros, Pleurosigma, dan Ceratium. Indeks keanekaragaman 0,377-1,386 (rendah-sedang), indeks keseragaman 0,544-1 (sedang-tinggi) dan indeks dominansi 0-0,456 (tidak ada dominansi). Zooplankton ditemukan 5 fila, yaitu Annelida (2 genera dari 1 kelas), Arthropoda (12 genera dari 2 kelas), Chaetoagnatha (1 genus dari 1 kelas), Chordata (1 kelas), Mollusca (4 genera dari 2 kelas). Kelimpahan berkisar antara 309-796 ind./l, genus yang paling sering ditemukan, yaitu Acartia dan Calanus. Indeks keanekaragaman 0,467-1,04 (rendah-sedang), indeks keseragaman 0,337-0,541 (rendah-sedang) dan indeks dominansi 0,459-0,663 (ada dominansi).
Keywords: Fitoplankton, Zooplankton, Komposisi, Kelimpahan

Article Metrics: