AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL RUMPUT LAUT COKLAT (Turbinaria conoides dan Sargassum cristaefolium) YANG DIKOLEKSI DARI PANTAI RANCABUAYA GARUT JAWA BARAT

*Rohimat Rohimat -  Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan Dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ita Widowati -  , Indonesia
Agus Trianto -  , Indonesia
Received: 26 Aug 2014; Published: 29 Aug 2014.
Open Access
Citation Format:
Article Info
Section: Articles
Language: ID
Full Text:
Statistics: 280 243
Abstract
Rumput laut coklat memiliki potensi sebagai antioksidan alami.  Penelitian ini menggunakan Turbinaria conoides dan Sargassum cristaefolium yang diekstraksi menggunakan metanol untuk mengetahui golongan pigmen dan aktivtias peredaman radikal bebas DPPH (1,1-diphenyl-2- picrylhidrazyl).  Golongan pigmen dianalisis menggunakan spektrofotometer pada panjang gelombang 200-800 nm,  aktivitas peredaman radikal bebas DPPH mengikuti metode Blois (1958) yang digunakan oleh Vijayabaskar dan Shiyamala (2012). Hasil analisis spektrofotometer ekstrak T. conoides dan S. cristaefolium  diperoleh panjang gelombang puncak 416 dan 411 nm yang diidentifikasi sebagai karotenoid, 618 dan 619 nm adalah phycocyanin, serta 665 dan 661 nm yang diidentifikasi sebagai klorofil.  Ekstrak T. conoides menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi dengan nilai  IC50 = 220 ppm dan S. cristaefolium memiliki nilai IC50 = 1603 ppm namun keduanya masih tergolong agen antioksidan lemah (IC50 > 200 ppm).
Keywords
T. conoides, S.cristaefolium, (1,1-diphenyl-2- picrylhidrazyl) DPPH, antioksidan, spektrofotometer

Article Metrics: