skip to main content

Pemetaan dan Analisis Kesesuaian Ekowisata Pantai Berbasis Industri Petrokimia Berkelanjutan di Pantai Pasir Panjang Pulau Sangiang, Banten

*Denny Hendrik Nainggolan  -  Teknologi Proses Industri Petrokimia, Politeknik Industri Petrokimia Banten, Indonesia
Amelia Naomi Agustina  -  Teknologi Proses Industri Petrokimia, Politeknik Industri Petrokimia Banten, Indonesia
Ihsan Wiratama  -  Teknologi Proses Industri Petrokimia, Politeknik Industri Petrokimia Banten, Indonesia
Open Access Copyright (c) 2026 Journal of Marine Research
Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Citation Format:
Abstract

Pantai Pasir Panjang di Pulau Sangiang, Provinsi Banten, merupakan kawasan pesisir dengan karakteristik oseanografi dan ekosistem yang relatif alami serta memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai ekowisata pantai berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis tingkat kesesuaian ekowisata pantai berbasis keberlanjutan dengan mempertimbangkan kondisi fisik pantai, dinamika oseanografi, kualitas lingkungan perairan, serta keterkaitannya dengan aktivitas industri petrokimia di wilayah pesisir Banten. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif yang dipadukan dengan analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Parameter yang dianalisis meliputi tipe dan kemiringan pantai, lebar pantai, tinggi dan periode gelombang, pasang surut, kedalaman perairan, kualitas air laut, vegetasi pantai, serta dinamika abrasi. Tingkat kesesuaian ekowisata dianalisis menggunakan metode Indeks Kesesuaian Wisata (IKW) berbasis pembobotan dan penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Pasir Panjang memiliki kondisi gelombang rendah hingga sedang, perairan dangkal, kualitas air laut yang masih berada dalam ambang baku mutu, serta laju abrasi pantai yang relatif rendah dan bersifat lokal. Nilai IKW menunjukkan bahwa kawasan ini tergolong pada kategori sesuai hingga sangat sesuai untuk pengembangan ekowisata pantai berbasis konservasi dan edukasi lingkungan. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan ekowisata pantai di Pulau Sangiang dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui pengelolaan terpadu yang mengintegrasikan aspek ekologi, sosial, dan peran kawasan sebagai zona penyangga dalam mendukung industri petrokimia berkelanjutan di wilayah pesisir.

Keywords: Ekowisata pantai; Indeks Kesesuaian Wisata; Oseanografi; Pulau Sangiang

Article Metrics:

Article Info
Section: Articles
Language : ID

Last update:

No citation recorded.

Last update:

No citation recorded.