Studi Densitas Dan Komposisi Jenis Juvenil Karang Pada Substrat Pecahan Karang Di Perairan Pulau Sambangan, Karimunjawa

*Yudhawira Bhaskara Sembiring  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Munasik Munasik  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Agus Trianto  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 3 Nov 2018.
Open Access
Citation Format:
Abstract

ABSTRAK : Juvenil karang adalah bentuk hasil metamorfosis dan pertumbuhan planula karang yang berukuran ≤ 5 cm dan menempel pada substrat tertentu. Substrat pecahan karang merupakan substrat yang tidak stabil dan tidak cocok bagi juvenil karang untuk bertumbuh dan berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui densitas dan komposisi jenis koloni juvenil karang pada substrat pecahan karang (rubble) di perairan Pulau Sambangan, Kepulauan Karimunjawa. Penelitian dilakukan pada tanggal 29 November sampai 1 Desember 2013 di sebelah barat dan utara Pulau Sambangan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif. Metode yang digunakan untuk pemilihan lokasi adalah metode purposive sampling dan pengumpulan data mengunakan metode sampling dengan transek kuadran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa densitas juvenil tertinggi sebesar 0,24 koloni/m2 yang ditemukan di sisi barat pulau dan densitas terendah ditemukan pada sisi barat dan sisi utara pulau sebesar 0,02 koloni/m2. Densitas rata-rata pada sisi barat pulau yaitu sebesar 0,0073 koloni/m2 sedangkan pada sisi utara pulau sebesar 0,0053 koloni/m2. Komposisi genus juvenil karang yang ditemukan pada lokasi penelitian adalah karang genus Acropora, Montipora, Galaxea, Fungia dan Cycloseris pada sisi barat dan karang genus Acropora, Montipora, Cycloseris, Leptoseris, Euphylia, dan Goniopora pada sisi utara Pulau Sambangan. Sisi utara didominasi oleh juvenil genus Acropora dan Montipora sebanyak 8 koloni tiap genus dan pada sisi barat didominasi oleh juvenil genus Montipora sebanyak 11 koloni.

 

ABSTRACT : Coral Juvenile is a focus of planulae metamorphosis and growth that has size ≤ 5 cm and settle at a certain substrate. Rubble substrate is an unstable substrate and not suitable for coral juvenil to growth and evolve. The purpose of this research is to determine the density and composition of coral juvenile on rubble in the waters of Sambangan Island, Karimunjawa Archipelago. The research was conducted on November 29 to December 1, 2013 in the west and north Sambangan Island. This research was done  using descriptive method. The method that used for sampling site was purposive sampling method and data collection by using for sampling is quadrant transect. The result of research showed that the highest density of coral juvenile found on west site as many as 0,24 colony/m2 whereas the lowest density found on west and north site as many as 0,02 colony/m2. And the average density was 0,0073 colony/m2 on west site and 0,0053 colony/m2 on north site.  Composition of coral genus which found on research location were Acropora, Montipora, Galaxea, Fungia and Cycloseris on west site. Coral genus Acropora, Montipora, Cycloseris, Leptoseris, Euphylia, and Goniopora on north site Sambangan Island. On the north site dominated by juvenile Acropora and Montipora as many as 8 colonies of each genus and on the west side dominated by juvenile Montipora as many as 11 colonies.

Keywords: Densitas; Komposisi Jenis; Juvenil; Substrat; Pulau Sambangan

Article Metrics: