Studi Kesesuaian Wisata Pantai Sadranan Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta Dan Potensi Pengembangannya Sebagai Kawasan Wisata Bahari

*Ganang Wibisono  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Ibnu Pratikto  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Koesoemadji Koesoemadji  -  Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Indonesia
Published: 3 May 2018.
Open Access
Citation Format:
Abstract

ABSTRAK : Pantai Sadranan memiliki karakteristik yang unik dan berbeda dengan pantai selatan lainnya, yaitu ikan karang beragam, pasir putih, dan memiliki gelombang yang relatif kecil. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kesesuaian wisata pantai, wisata berenang, dan mengetahui daya dukung ekologis kawasan Pantai Sadranan. Menganalisis potensi aktivitas wisata yang cocok untuk Pantai Sadranan dan menyusun strategi pengembangan kawasan wisata bahari. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April – Mei 2016 dengan metode deskriptif. Penentuan stasiun pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisis data menggunakan Indeks Kesesuaian Wisata (IKW), Daya Dukung Lingkungan Wisata, dan untuk analisa potensi pengembangannya menggunakan Analisis SWOT. Kondisi kualitas air Pantai Sadranan berkualitas baik, salah satu fenomena alam khas Pantai Sadranan yaitu tebing batu dengan volume bongkah batu sebesar 16,83m3, kedalaman perairan berkisar 0,73m – 1,27m, tingkat kecerahan perairan mencapai 100%, kemiringan gisik pantai 8,80, tipe pantai berupa pasir putih, air tawar tersedia dalam radius 20m, tinggi gelombang tahun 2015 sebesar 0,271m, kecepatan arus tahun 2015 sebesar 0,055m/det, lebar pantai 10,317m, flora dan fauna yang beragam. Pantai ini  memiliki nilai IKW kategori rekreasi pantai sebesar 85,71 % sedangkan untuk kategori berenang sebesar 88,57 %, nilai ini termasuk dalam kategori sangat sesuai untuk kegiatan wisata. Daya dukung lingkungan untuk rekreasi pantai adalah 34 orang dan untuk wisata berenang adalah 40 orang. Pantai Sadranan secara umum sangat sesuai untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata bahari.

 

ABSTRACT : Sadranan beach has unique characteristics and different from other south coast, that reef fish variety, white sand, and has a relatively small wave. This research aims to assess the suitability of the beach tourism, swimming tourism and know carrying capacity ecological of Sadranan Beach. Analyze the potential of tourism activity that is suitable for the beach Sadranan and strategy of marine tourism development.This research was carried out in April-May 2016 with descriptive method. The determination of the sampling station using a purposive sampling method. Data analysis using the index of suitability of Tourism (IKW), Carrying Capacity Tourism Ecological, and for its development potential analysis using SWOT analysis.Sadranan Beach water quality in good condition, one of the natural phenomena in Sadranan is rock cliff with the chunks of rock volume is 16, 83m3, the depth is 0,73m – 1,27m, brightness water level reaches 100%, the beach slope is 8,80, the beach type is white sand, fresh water is available within a radius of 20 m, wave height by 2015 is 0, 271 m, speed of current year 2015 is 0, 055m/sec, the width of the beach 10, 317m, diverse in flora and fauna. This beach has a beach recreation category of IKW 85.71% whereas for the category of swimming 88,57%, these values are included in the category of very fit. Sadranan beach can accommodate around 34 persons for beach recreational an 40 persons for swimming recreation. In General, the beach is very suitable to be developed as a marine tourism area.

 

Keywords: Wisata bahari; daya dukung lingkungan; Pantai Sadranan

Article Metrics: